Pembuat pasar Cryptocurrency Wintermute akan merelokasi 4% stafnya ke Singapura dalam beberapa bulan, seperti yang diungkapkan oleh co-creator Yoann Turpin dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg. Lebih lanjut, Turpin menyebutkan Dubai bisa menjadi lokasi calon kantor ketiga perusahaan.

Wintermute, pembuat pasar terenkripsi terkemuka, sedang bersiap untuk secara resmi memindahkan co-creator Yoann Turpin dan sekitar 4% dari 85 karyawannya dari London ke Singapura. Berdasarkan wawancara Turpin dengan Bloomberg, relokasi tersebut bertujuan untuk memperluas kehadiran perusahaan di Asia dan mendukung bisnis produk turunannya di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Turpin mengungkapkan jika Wintermute berencana mendirikan kantor lain, Dubai bisa menjadi pesaing kuat untuk lokasi tersebut. Perusahaan ini awalnya membuka kantor pertamanya di London, diikuti oleh kantor kedua di Singapura pada tahun 2021. Dengan kehadirannya yang sudah berkembang di seluruh Eropa dan Asia, kemungkinan kantor di Dubai akan semakin memperkuat ekspansi Wintermute ke pasar mata uang kripto global.