Binance telah secara resmi menarik permohonan lisensi penyimpanan mata uang kripto di Jerman. Penarikan ini dilakukan hampir sebulan setelah adanya laporan penolakan aplikasi oleh Otoritas Pengawas Keuangan Federal Jerman (BaFin).
Pada tanggal 29 Juni, dilaporkan bahwa BaFin telah menolak permohonan lisensi hak asuh Binance. Namun, pada saat itu, terdapat ketidakpastian mengenai sifat penolakan tersebut – apakah penolakan tersebut merupakan penolakan resmi atau komunikasi lisan dari regulator. Kini, Binance telah mengonfirmasi telah resmi menarik aplikasinya.
Changpeng Zhao, CEO Binance, mengungkapkan bahwa bursa sekarang akan mengalihkan fokusnya untuk mencapai kepatuhan terhadap peraturan Pasar Aset Kripto (MiCA) Uni Eropa. Tujuannya adalah untuk dapat menawarkan layanannya di berbagai negara Eropa tanpa menghadapi hambatan peraturan. Namun, langkah ini terjadi pada saat rencana ekspansi Binance di Eropa menghadapi kemunduran yang signifikan karena masalah peraturan di wilayah lain.
Pertukaran kripto telah terlibat dalam masalah peraturan di Amerika Serikat, di mana ia menghadapi banyak investigasi dari regulator keuangan. Investigasi tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan regulator tentang operasi bursa dan kepatuhan terhadap hukum setempat.
Selain itu, Binance juga telah diselidiki di Prancis sejak awal tahun 2022, sehingga semakin menambah tantangan hukumnya. Investigasi ini telah menempatkan bursa di bawah pengawasan ketat dan meningkatkan kewaspadaan dari regulator di berbagai negara.
Sebelum penarikannya dari pasar Jerman, Binance telah keluar dari pasar Belanda karena kegagalannya mendapatkan lisensi penyedia layanan aset virtual dari regulator di Belanda. Pertukaran ini juga telah mengajukan penghentian layanannya di Inggris dan Siprus, yang menunjukkan serangkaian keputusan strategis sebagai respons terhadap tekanan peraturan.
Lanskap pertukaran mata uang kripto telah berkembang pesat, dan regulator di seluruh dunia sedang menghadapi tantangan dalam merumuskan kerangka kerja komprehensif untuk mengatur instrumen keuangan baru ini. Meskipun beberapa negara telah menggunakan mata uang kripto dan teknologi blockchain, negara-negara lain telah mengambil pendekatan yang hati-hati, sehingga menimbulkan berbagai tingkat pengawasan dan persyaratan peraturan untuk bisnis terkait kripto.
Keputusan Binance untuk menarik permohonan lisensi penyimpanan mata uang kripto di Jerman menandakan pentingnya mematuhi standar peraturan untuk beroperasi di yurisdiksi yang berbeda. Dengan bursa yang sekarang beralih ke kepatuhan terhadap peraturan MiCA yang akan datang, masih harus dilihat bagaimana bursa akan menavigasi pasar Eropa dan mengatasi kekhawatiran dari regulator.
Ketika industri mata uang kripto terus tumbuh dan matang, pengawasan terhadap peraturan kemungkinan akan semakin intensif. Pelaku pasar, termasuk bursa, perlu menunjukkan komitmen yang kuat terhadap kepatuhan dan transparansi untuk mendapatkan kepercayaan dari pengguna dan regulator. Situasi yang sedang berlangsung ini berfungsi sebagai pengingat bahwa keberhasilan industri kripto bergantung pada menemukan keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan terhadap kerangka peraturan yang ada.
Sumber: https://azcoinnews.com/binance-withdraws-cryptocurrency-custody-license-application-in-germany-amid-regulatory-turmoil.html

