Tahukah Anda bahwa kapitalisasi pasar token #AI-crypto teratas berada di atas $4,7 miliar pada 27 Juli 2023?
Token kripto AI adalah aset digital yang menggabungkan kekuatan#kecerdasanbuatan dan teknologi blockchain.
Tidak seperti mata uang kripto tradisional, mata uang ini dirancang khusus untuk mendukung aplikasi, platform, dan layanan AI.
Secara sederhana, ini adalah perkawinan antara kripto dan AI.
Mereka memfasilitasi jaringan AI yang terdesentralisasi, memberi insentif pada pembagian data, mendanai proyek AI, dan mendorong pengembangan kolaboratif.
Integrasi AI dan#blockchainmemiliki implikasi yang menjanjikan di berbagai industri.
Pentingnya token kripto AI dalam ekonomi digital
Token kripto AI penting dalam ekonomi digital karena menggabungkan kecerdasan buatan dan teknologi blockchain.
Mereka mendorong pengembangan AI dengan memberikan insentif, memungkinkan jaringan AI terdesentralisasi, dan mendorong pertukaran data.
Koin-koin ini mendukung crowdsourcing proyek AI dan tata kelola komunitas, meningkatkan keterbukaan dan akuntabilitas. Token kripto AI juga membantu mendemokratisasi akses AI, meningkatkan likuiditas, dan menyederhanakan transaksi di dalam aplikasi yang didukung AI.
Secara keseluruhan, mereka memainkan peran penting dalam merangsang inovasi dan aksesibilitas di bidang kecerdasan buatan, yang berpotensi mengubah berbagai sektor.
Jadi apa yang membedakan AI-crypto dari cryptocurrency tradisional?
Perbedaan antara AI-crypto dan cryptocurrency tradisional
Tujuan: Proyek AI-kripto dimaksudkan untuk mendorong penerapan AI, sedangkan mata uang kripto standar dimaksudkan untuk digunakan sebagai alat tukar atau penyimpan kekayaan.
Teknologi: Proyek AI-crypto menggunakan teknologi blockchain untuk melindungi transaksi dan mencatat kepemilikan, tetapi mereka juga menggunakan algoritma AI untuk melakukan aktivitas seperti analisis data dan pengambilan keputusan.
Mata uang kripto tradisional sebagian besar bergantung pada penggunaan teknologi blockchain.
Skalabilitas: Proyek AI-kripto sering kali dibuat agar lebih skalabel dibandingkan mata uang kripto biasa, sehingga memungkinkan mereka memproses lebih banyak transaksi per detik.
Hal ini disebabkan oleh kemampuan algoritma AI untuk meningkatkan jaringan blockchain.
Privasi: Karena algoritme AI digunakan untuk mengenkripsi data, proyek kripto AI mungkin memberikan lebih banyak privasi dibandingkan mata uang kripto biasa.
Namun, tidak ada jaminan bahwa proyek AI-crypto akan sepenuhnya dirahasiakan.
Potensi investasi: Proyek AI-kripto tampaknya memiliki keuntungan investasi jangka panjang dibandingkan mata uang kripto tradisional.
Alasan saya setuju dengan hal ini adalah karena hal ini sedikit banyak terkait dengan pertumbuhan AI.
NB: Selalu DYOR sebelum berinvestasi dalam proyek apa pun.
Contoh proyek AI Crypt
Grafik:#TheGraphadalah protokol pengindeksan untuk kueri data di jaringan seperti Ethereum dan IPFS, yang mendukung ekosistem DeFi dan Web3.
Hal ini memungkinkan pengembang untuk membuat dan menerbitkan API terbuka yang disebut subgraf, yang dapat diakses aplikasi melalui GraphQL.
Fetch.ai (FET): #Fetch.AI, didirikan pada tahun 2017, diluncurkan pada bulan Maret 2019. Ini menciptakan jaringan pembelajaran mesin yang terbuka dan terdesentralisasi dengan ekonomi kripto.
Jaringan ini memungkinkan siapa saja untuk terhubung dan mengakses kumpulan data yang aman menggunakan AI otonom untuk melakukan tugas, memanfaatkan jaringan data global.
Render (RNDR):#RNDRadalah jaringan rendering GPU terdistribusi di blockchain Ethereum, menghubungkan seniman dan studio dengan mitra penambangan yang menyewa kemampuan GPU.
Ia menggunakan token utilitas ERC-20 bagi seniman untuk menukar daya komputasi GPU, dengan sistem bukti render manual dan otomatis.
Lainnya adalah#Injective(INJ), #OasisNetwork,#SingularityNET(AGIX), dan#OceanProtocol(OCEAN).
Kesimpulan
Token kripto AI dirancang untuk mendukung aplikasi dan platform AI.
Token kripto AI memfasilitasi jaringan AI yang terdesentralisasi, memberikan insentif untuk berbagi data, mendanai proyek AI, dan mendorong pengembangan kolaboratif di ruang digital.
Mereka berperan penting dalam ekonomi digital, mendorong pengembangan AI dan mendemokratisasi akses AI.
DYOR sebelum berinvestasi.
