Ketika pasar mata uang kripto global mengalami tren penurunan yang berkelanjutan pada tahun 2023, total kapitalisasi pasar stablecoin terus mengalami penurunan. Namun, di tengah lingkungan yang menantang ini, Tether (USDT) merupakan pengecualian. Tether, stablecoin terkemuka, telah menantang rintangan dengan terus mencetak USDT tambahan, sehingga menghasilkan kapitalisasi pasar yang terus meningkat selama periode bearish ini.
Saat ini, total pasokan USDT telah mencapai $85 miliar, melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada tahun 2022. Meskipun perkembangan ini membawa harapan bagi banyak analis bullish, terdapat kekhawatiran penting seputar konsentrasi besar USDT di Jaringan TRON, sehingga menimbulkan pertanyaan. tentang stabilitas dan potensi risiko yang terkait dengan ketergantungan tersebut.

Pasokan USDT yang Meningkat di TRON
Meskipun terjadi penurunan pasar secara umum, Tether telah aktif mencetak miliaran USDT setiap bulannya, dan sebagian besar pasokan baru ini telah masuk ke Jaringan TRON. Pertumbuhan USDT yang stabil di Jaringan TRON bertepatan dengan peningkatan kapitalisasi pasar USDT secara keseluruhan sejak awal tahun 2023.
Faktor yang Mendorong Adopsi USDT di TRON
Beberapa faktor berkontribusi terhadap kebangkitan USDT di Jaringan TRON:
Dukungan BitGo untuk Token TRC20: BitGo, penyedia layanan dompet dan kustodian mata uang kripto terkemuka, mengumumkan dukungannya untuk USDC (TRC20) dan USDT (TRC20) di Jaringan TRON. Langkah ini menyebabkan lonjakan permintaan USDT di TRON, menarik lebih banyak pengguna ke jaringan.
Integrasi Telegram: Aplikasi perpesanan populer, Telegram, menambahkan dukungan untuk mengirim USDT (TRC20) ke kontak langsung di dalam aplikasi. Fitur ramah pengguna ini semakin memfasilitasi adopsi USDT di Jaringan TRON.
Biaya dan Kecepatan Transaksi Rendah: Standar TRC20 disukai pengguna karena biaya transaksinya yang rendah dan waktu pemrosesan yang cepat. Hal ini menjadikan TRON jaringan ideal untuk penyimpanan non-penahanan, menarik basis pengguna yang terus bertambah.
Kondisi Perekonomian di Wilayah Tertentu: Inflasi di negara-negara seperti Argentina telah melampaui 109%, mendorong masyarakat untuk mencari aset yang lebih stabil seperti Dolar AS. Namun, mengakses USD dengan mudah dan hemat biaya dapat menjadi sebuah tantangan. USDT (TRC20) hadir sebagai solusi efektif, memberikan alternatif yang mudah diakses dan lebih murah. Pendiri TRON, Justin Sun, menekankan pentingnya USDT di TRON dalam memfasilitasi pembelian Bitcoin yang lancar dan melengkapi tujuan Tether.
Menyenangkan menyaksikan Tether di Tron mendapatkan daya tarik di Amerika Latin! Saat#Bitcoinmemperoleh status sebagai mata uang cadangan masa depan, USDT di Tron akan memainkan peran penting—memungkinkan pembelian Bitcoin tanpa hambatan. Tron, yang terkenal dengan kecepatan dan biayanya yang rendah, melengkapi tujuan @Tether. https://t.co/HxGCzcuRe7
— HE Justin Sun Justin Sun (@justinsuntron) 21 Juli 2023
Diversifikasi di Berbagai Blockchain
Untuk memitigasi risiko yang terkait dengan ketergantungan berlebihan pada satu jaringan, Tether telah memperluas penawaran USDT-nya dengan menyertakan dukungan untuk 15 blockchain berbeda. Selain TRON dan Ethereum, USDT kini tersedia di Solana, Avalanche, Algorand, Polygon, Omni, EOS, Liquid Network, Kusama, Tezos, Bitcoin Cash, Near, Polkadot, dan Kava.
Kesimpulan
Penerbitan USDT baru yang konsisten oleh Tether dan konsentrasi selanjutnya di Jaringan TRON telah menimbulkan keheranan di komunitas mata uang kripto. Meskipun pertumbuhan USDT di TRON mungkin menawarkan keuntungan seperti biaya dan kecepatan rendah, ketergantungan yang besar pada satu jaringan juga menghadirkan potensi risiko jika terjadi ketidakstabilan jaringan. Masih harus dilihat bagaimana Tether dan TRON akan mengatasi tantangan ini dan apakah diversifikasi di berbagai blockchain akan dilakukan lebih lanjut untuk menjaga stabilitas pasar stablecoin.
Sumber: https://azcoinnews.com/why-usdts-major-supply-is-concentrated-on-the-tron-network.html


