(Singapura, 22 Mei 2024)

Dalam wawancara eksklusif dengan tim HyperAGI, kami mempelajari proyek inovatif yang bertujuan untuk mengubah lanskap AI dan mata uang kripto. HyperAGI menonjol sebagai proyek AI terdesentralisasi berbasis komunitas pertama, yang memanfaatkan kekuatan kecerdasan buatan dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan adil.



Latar Belakang dan Visi Proyek


HyperAGI berfokus pada pengembangan aplikasi AI terdesentralisasi dan mendorong ekonomi mata uang kripto yang otonom, dengan tujuan akhir menciptakan Pendapatan Agen Dasar Tanpa Syarat (UBAI). Inisiatif ambisius ini dibangun berdasarkan keamanan dan desentralisasi Bitcoin yang terkenal, ditingkatkan dengan mekanisme konsensus Proof of Effective Work (PoUW) yang inovatif. 


HyperAGI memungkinkan node GPU tingkat konsumen untuk bergabung dengan jaringan tanpa memerlukan izin, memungkinkan mereka untuk menambang token asli, $HYPT, dengan melakukan tugas PoUW seperti inferensi AI dan rendering 3D. Hal ini mendemokratisasi akses terhadap AI dan sumber daya komputasi, memastikan lebih banyak individu dapat berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari jaringan ini.


Fitur Unik dan Inovasi Teknologi

(Singapura, 22 Mei 2024)

Platform HyperAGI membedakan dirinya melalui beberapa inovasi utama:


1. Agen AI Terdesentralisasi: Pengguna dapat mengembangkan agen AGI Proof of Personhood (PoP) yang digerakkan oleh model bahasa besar (LLM). Agen ini dapat berfungsi sebagai chatbot atau entitas 3D/XR dalam metaverse, memberikan landasan serbaguna untuk berbagai aplikasi. Pengembang AI dapat dengan cepat menerapkan layanan mikro AI LLM, memfasilitasi pembuatan agen on-chain otonom yang dapat diprogram.


2. Ekonomi Otonom: Agen yang dapat diprogram ini dapat menerbitkan atau memiliki aset mata uang kripto dan beroperasi atau berdagang secara terus menerus. Hal ini berkontribusi pada ekonomi kripto yang dinamis dan otonom yang mendukung UBAI, menyediakan model pendapatan berkelanjutan bagi agen AI dan penggunanya.


HyperAGI berfokus pada pengembangan aplikasi AI terdesentralisasi dan mendorong ekonomi mata uang kripto yang otonom, dengan tujuan akhir menciptakan Pendapatan Agen Dasar Tanpa Syarat (UBAI). Inisiatif ambisius ini dibangun berdasarkan keamanan dan desentralisasi Bitcoin yang terkenal, ditingkatkan dengan mekanisme konsensus Proof of Effective Work (PoUW) yang inovatif.


Dalam wawancara eksklusif dengan tim HyperAGI, kami mempelajari proyek inovatif yang bertujuan untuk mengubah lanskap AI dan mata uang kripto. HyperAGI menonjol sebagai proyek AI terdesentralisasi berbasis komunitas pertama, yang memanfaatkan kekuatan kecerdasan buatan dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan adil.


Visi tim HyperAGI adalah memutus siklus eksploitasi dan menciptakan masyarakat digital yang benar-benar terdesentralisasi dan adil. Dengan memanfaatkan AI dan blockchain, mereka bertujuan untuk memastikan bahwa teknologi memberikan manfaat yang setara bagi semua orang, mendorong kesetaraan dan demokrasi AI. Tidak seperti proyek lain yang hanya mengusulkan UBI, pendekatan HyperAGI melalui UBAI praktis dan dapat dicapai, memberikan jalur yang jelas menuju implementasi melalui ekonomi agen cerdas.


Kesimpulan


HyperAGI mewakili langkah maju yang signifikan dalam konvergensi teknologi AI dan blockchain. Dengan penggunaan PoUW yang inovatif, agen AI yang terdesentralisasi, dan integrasi dengan Bitcoin L2, ini akan merevolusi cara kita berinteraksi dan mendapatkan manfaat dari AI. Seiring berjalannya proyek, proyek ini menjanjikan era baru pemberdayaan teknologi dan pemerataan ekonomi.


Untuk rincian lebih lanjut mengenai proyek HyperAGI dan inisiatif inovatifnya, silakan kunjungi situs web resmi mereka dan nantikan pembaruan lebih lanjut.







#AI #web3 #agent #Bitcoin❗ #UBI $HYPT $BTC