Dalam lingkaran mata uang, K-line adalah grafik yang digunakan untuk menampilkan tren harga, yang berisi empat titik harga dalam periode tertentu: harga pembukaan (Open), harga tertinggi (High), harga terendah (Low) dan harga penutupan (Close) . Pola garis K yang berbeda dapat memberikan beberapa petunjuk analisis terhadap tren pasar. Berikut ini adalah beberapa bentuk K-line yang umum dan analisisnya:

1. Bullish Marubozu: Entitas garis K berbentuk panjang, tidak memiliki garis bayangan atas dan bawah, dan harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan. Ini bisa berarti kuatnya aksi beli di pasar dan meningkatnya sentimen bullish.

2. Bearish Marubozu: Entitas garis K berbentuk panjang, tidak memiliki garis bayangan atas dan bawah, dan harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan. Hal ini bisa berarti penjualan yang kuat dan meningkatnya sentimen bearish di pasar.

3. Hammer: Badan garis K pendek, bayangan bawah panjang, dan harga penutupan mendekati atau sedikit lebih tinggi dari harga pembukaan. Ini bisa menandakan pembalikan, terutama saat tren turun.

4. Manusia Gantung (Hanging Man): Mirip dengan palu, tetapi muncul dalam tren naik, ini mungkin mengindikasikan bahwa harga mungkin mulai berbalik arah.

5. Doji: Entitas garis K sangat pendek atau tidak memiliki entitas, garis bayangan atas dan bawah sama atau mendekati sama, dan harga penutupan hampir sama dengan harga pembukaan. Hal ini menunjukkan keseimbangan di pasar dan mungkin menandakan pembalikan tren.

6. Meridian (Spinning Top): Entitas garis K berukuran kecil dan bayangan atas dan bawah panjang, menunjukkan ketidakpastian di pasar dan mungkin merupakan sinyal pembalikan tren.

7. Tiga Tentara Putih: Tiga tentara putih berturut-turut, masing-masing lebih panjang dari yang sebelumnya, dengan harga penutupan mendekati atau sama dengan harga tertinggi hari itu, mungkin merupakan sinyal kuat akan adanya tren naik.

8. Tiga Gagak Hitam: Tiga kerumunan hitam berturut-turut, masing-masing lebih panjang dari yang sebelumnya, dan harga penutupan mendekati atau sama dengan harga terendah hari itu, yang mungkin merupakan sinyal kuat dari tren menurun.

Harap diperhatikan bahwa pola garis K bukanlah alat prediksi yang sempurna. Pasar dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk sentimen pasar, peristiwa berita, dan ekonomi global. Oleh karena itu, ketika melakukan analisis morfologi garis K, yang terbaik adalah menggabungkan indikator teknis lainnya dan analisis fundamental untuk membuat keputusan yang lebih komprehensif. Pada saat yang sama, pasar mata uang digital memiliki risiko yang tinggi. Harap pertimbangkan dengan cermat sebelum berinvestasi dan buat keputusan berdasarkan toleransi risiko Anda sendiri.