Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi asupan yang direkomendasikan untuk aspartame, tetapi klasifikasinya sebagai karsinogen potensial dapat mempengaruhi penjualan minuman soda diet dan mendorong formula minuman baru. Minuman soda diet sekarang menyumbang lebih dari seperempat penjualan di segmen soda, dengan versi tanpa gula dari Coca-Cola dan PepsiCo menjadi taruhan sukses bagi kedua perusahaan. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker, sebuah lembaga WHO, telah mengidentifikasi kemungkinan hubungan antara aspartame dan kanker hati, mendorong para produsen untuk mempertimbangkan menghapus pemanis tersebut dari produk mereka.