Indikator RSI, yaitu indeks kekuatan relatif, menggunakan jumlah kenaikan harga dan jumlah penurunan harga dalam jangka waktu tertentu (n hari) sebagai objek perhitungannya, dan merupakan kurva teknikal yang dihasilkan berdasarkan hasil perhitungan.
Parameter yang disarankan: 6, 12, 24, masing-masing RSI jangka pendek, RSI jangka menengah, dan RSI jangka panjang
Secara umum, semakin pendek periode RSI, semakin tinggi sensitivitasnya; semakin panjang periodenya, semakin stabil trennya, namun sensitivitasnya relatif berkurang.
Penggunaan klasik RSI
1. Metode perdagangan overbought dan oversold
Oversold: Kisaran di bawah 20, cocok untuk dibeli
Overbought: Kisaran di atas 80, cocok untuk dijual
Aturan pengoperasian:
Pembelian terbaik: 20 di bawah, 20 di atas
Penjualan Terbaik: Di Atas 80, Di Bawah 80
Parameter diatur ke 6-14-24
Overbought dan oversold menjadi acuan penting dalam penilaian tren jangka pendek. Jika pertama kali menembus area overbought/sold, berarti tren tersebut sangat kuat tren asli perlahan-lahan mengering.
2. Metode perdagangan divergensi RSI
Parameter: 6-12-24 atau 6-14-24
Tip: Ketika puncak tren garis K lebih tinggi dari puncak sebelumnya, namun titik tertinggi RSI yang bersangkutan lebih rendah dari puncak sebelumnya, maka ini adalah divergensi teratas;
Ketika tren garis K memiliki puncak yang lebih rendah dari puncak sebelumnya, namun titik rendah RSI yang bersangkutan lebih tinggi dari puncak sebelumnya, maka hal tersebut merupakan divergensi bawah.
Ringkasan: Divergensi atas adalah sinyal bearish; divergensi bawah adalah sinyal bullish.
Divergensi RSI adalah salah satu fitur terkuat dari indikator ini. Alasannya adalah divergensi RSI lebih dapat diandalkan dibandingkan sinyal jenuh beli atau jenuh jual itu sendiri. Biasanya, divergensi RSI berarti indikator bergerak berlawanan arah dengan harga. Oleh karena itu, pada saat harga bergerak, RSI akan memberi tahu kita terlebih dahulu perubahan arah yang diharapkan.
3. Metode perdagangan Golden Cross dan Dead Cross
Beli: Ketika RSI jangka pendek melintasi RSI jangka panjang dan sinyal salib emas terjadi;
Jual: RSI periode pendek berada di bawah RSI periode panjang, ketika sinyal dead cross terjadi.
4. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan RSI
1. Indikator RSI mungkin dipasifkan: Ketika berada di atas 90 atau di bawah 10, indikator RSI rentan terhadap pasif, yang mempengaruhi penilaian trader.
2. Ketidakefektifan indikator RSI: Pada kisaran 40-60, indikator RSI tidak begitu penting dalam menilai pasar.
3. Standar kisaran overbought dan oversold RSI dapat disesuaikan dengan tepat berdasarkan pasangan mata uang yang berbeda.