Pertama, fokuslah pada kelangkaan dan keunikan. Layaknya barang mewah, memiliki karya NFT langka umumnya lebih bernilai. Hal ini mengharuskan penelusuran kembali ke penciptanya, meskipun tentu saja ada jebakan, seperti penulis ternama yang meraup untung besar. Kedua, fokuslah pada merek dan reputasi. Merek-merek mewah telah mendapatkan kepercayaan dan kekaguman konsumen melalui pengembangan jangka panjang dan mempertahankan kualitas tinggi. Demikian pula, memilih proyek NFT yang terkenal dan bereputasi baik dapat meningkatkan nilai investasi dan pengakuan sosial Anda. Semua ini bergantung pada tingkat BUILD pemilik proyek. Jika pemilik proyek tidak bekerja keras, upaya komunitas pada dasarnya akan sia-sia (AZUKI adalah contoh yang baik).

Layaknya pasar barang mewah, pasar NFT rentan terhadap gelembung dan potensi risiko. Oleh karena itu, riset menyeluruh dan uji tuntas sangat penting saat memilih proyek NFT. Memahami latar belakang, tim, teknologi, dan permintaan pasar proyek sangatlah penting. Lebih lanjut, memahami likuiditas proyek dan prospek pengembangan di masa mendatang sangat penting untuk membuat keputusan yang tepat. Hal-hal di atas merupakan beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan, tetapi tidak boleh dianggap sebagai panduan lengkap. Penerbit NFT terutama dimotivasi oleh keuntungan (99% dari mereka), jadi kita perlu memahami motivasi mereka. Selama mereka masih dimotivasi oleh keuntungan, mengikuti jejak mereka akan secara signifikan mengurangi kemungkinan kerugian. Namun, kita juga harus menyadari risiko yang melekat di pasar NFT, yang terbesar adalah moral hazard. Oleh karena itu, jika Anda bukan pengembang yang gigih, pendekatan terbaik untuk berpartisipasi dalam NFT adalah menunggu dan melihat.

Tanpa kita sadari, 12 Maret 2020, yang sering disebut sebagai "312", telah berlalu lebih dari tiga tahun yang lalu. Dan kurang dari sembilan bulan tersisa hingga "312" di tahun 2024. Pasar mata uang kripto akan segera menyelesaikan siklus empat tahunnya. Salah satu pengamatan terbesar kami selama siklus ini adalah tren pasar mata uang kripto semakin dipengaruhi oleh faktor-faktor makroekonomi. Fokus para pengembang proyek dan investor secara bertahap beralih ke kebijakan moneter Federal Reserve. Pengetatan atau perluasan kebijakan ini tidak hanya memengaruhi ekonomi AS dan nilai tukar dolar, tetapi juga berdampak pada pasar investasi dan spekulatif. Dalam kondisi ini, pasar mata uang kripto dan pasar saham AS telah menunjukkan sinkronisasi yang sangat erat. Namun, baru-baru ini, terutama dengan gugatan SEC terhadap Binance dan Coinbase, yang telah memicu volatilitas pasar yang signifikan, kita telah melihat dengan jelas hilangnya korelasi antara pasar mata uang kripto dan pasar saham AS.