Saluran naik adalah pola kelanjutan tren yang memiliki aksi harga naik sebagai karakteristik utamanya. Mereka memiliki struktur pasar yang bullish.

Di sisi lain, saluran menurun adalah pola kelanjutan yang bersifat bearish dengan implikasi signifikan terhadap cakupan pasar yang lebih luas. Saluran naik justru sebaliknya: saluran tersebut merupakan pola kelanjutan bullish dengan implikasi signifikan terhadap pergerakan pasar ke depan.

Saluran naik adalah rangkaian harga tertinggi dan terendah yang terdapat di antara garis paralel yang miring ke atas. Garis tren ini bertindak sebagai resistensi dan dukungan terhadap harga aset seiring kenaikannya. Harga harus menyentuh garis support atau resistance setidaknya dua kali sebelum saluran naik dikonfirmasi.

Pentingnya Saluran Ascending

Sebelum kita membahas cara memperdagangkan saluran naik, penting untuk mengingat pentingnya saluran naik itu sendiri. Ini adalah pola kelanjutan yang sangat mengindikasikan bullish. Mereka berpendapat bahwa sebuah tren telah terbentuk dan kemungkinan besar akan terus bergerak maju.

Saluran naik juga menyiratkan bahwa suatu saham terus tumbuh ke arah tertentu selama periode waktu tertentu. Tren yang berkembang ini dapat menjadi faktor penting dalam menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan seorang trader untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan tertentu. Perdagangan cenderung memiliki waktu tunggu yang lebih lama agar perdagangan ini menghasilkan keuntungan berdasarkan pola-pola ini.

Bagaimana Cara Memperdagangkan Saluran Ascending?

Untuk memperdagangkan saluran naik, saluran tersebut harus diidentifikasi terlebih dahulu. Itu adalah serangkaian titik tertinggi dan titik terendah yang lebih tinggi. Anda dapat dengan mudah mengidentifikasinya pada grafik harga, karena keduanya ditandai dengan jelas oleh dua garis paralel yang miring ke atas.

Trader dapat menggunakan sejumlah indikator teknis untuk menemukan dan mengonfirmasi pola saluran naik pada grafik harga tertentu. Indikator Bollinger Band, yang merupakan indikator kelanjutan tren yang umum, dapat digunakan untuk mengidentifikasinya. Indikator konvergensi/divergensi rata-rata bergerak (MACD) juga dapat digunakan.

Strategi Perdagangan untuk Saluran Ascending

Untuk bullish ascending channel, trader akan membuka posisi long saat saham menembus resistance dan menutup di atasnya. Mereka biasanya menawarkan perdagangan dengan probabilitas tinggi. Ketika suatu saham menembus resistensi, kemungkinan besar ia akan terus bergerak ke arah yang sama – oleh karena itu, para pedagang menahan posisi mereka untuk jangka waktu yang lebih lama agar tetap mendapatkan keuntungan dari tren jangka panjang. Saluran ini sangat berguna bagi swing dan position trader, meskipun day trader juga dapat memanfaatkannya.

Baca Juga: Apa Itu Swing Trading di Kripto?

Mari kita bahas beberapa strategi trading yang terkait dengan pola saluran ini!

Perincian: Trader harus mencari tanda-tanda tambahan kelemahan pola sebelum memasuki posisi short ketika harga saluran naik menembus di bawah garis saluran bawah (support). Salah satu tanda bahayanya adalah harga yang berulang kali gagal melewati garis tren atas. Selain itu, trader juga dapat mengamati divergensi negatif pada indikator terkenal, yaitu indeks kekuatan relatif (RSI). Contohnya, jika harga suatu saham mencapai nilai tertinggi yang lebih tinggi, membentuk saluran naik namun indikatornya membuat nilai tertinggi yang lebih rendah, hal ini mungkin menunjukkan bahwa momentum kenaikan sedang melemah.

Support dan Resistance: Ketika harga saham mendekati garis tren bawah saluran naik (support), trader dapat memilih untuk memasuki posisi long, dan mereka dapat menutup posisi ketika harga mendekati garis atas (resistance). Jika tiba-tiba terjadi perubahan, order stop-loss harus ditempatkan tepat di bawah garis tren bawah untuk melindungi kerugian. Saat menggunakan metode ini, pedagang harus memastikan bahwa ada ruang yang cukup antara garis paralel pola untuk menetapkan rasio risiko/imbalan yang sesuai.

Breakout: Ketika harga saham naik melebihi saluran naik, pedagang mungkin memutuskan untuk membelinya. Sebaiknya gunakan alat teknis tambahan untuk memverifikasi breakout. Misalnya, pedagang mungkin menunggu terobosan yang disertai dengan peningkatan volume yang besar. Beberapa orang mungkin ingin mengonfirmasi apakah ada resistensi overhead pada grafik dalam kerangka waktu yang lebih tinggi sebelum mengambil posisi.

Saluran Ascending vs Saluran Amplop

Pola saluran menaik sangat mirip dengan pola saluran amplop dalam beberapa aspek. Keduanya merupakan pola kelanjutan yang mengindikasikan kuatnya tren bullish. Namun, ada beberapa perbedaan juga. Yang paling signifikan adalah pola envelope channel memiliki pita harga ke atas dan ke bawah, sedangkan saluran ascending hanya memiliki kemiringan ke atas.