Coinspeaker Binance Mengumumkan Daftar Pendle di Zona Inovasi, Harga PENDLE Meningkat 50%
Dalam perkembangan terkini, bursa kripto terbesar di dunia, Binance, mengumumkan pencatatan Pendle (PENDLE), sebuah protokol yang memungkinkan tokenisasi dan perdagangan hasil di masa depan, di Zona Inovasi Binance.
Daftar Pendle by Binance baru-baru ini memvalidasi potensi protokol dan membuka peluang baru bagi investor dan pedagang. Mulai 3 Juli 2023, pukul 10:00 (UTC), Binance akan mengaktifkan perdagangan spot untuk tiga pasangan perdagangan: PENDLE/BTC, PENDLE/USDT, dan PENDLE/TUSD. Trader sekarang dapat menyetor token PENDLE untuk persiapan perdagangan, dan penarikan untuk PENDLE dapat dilakukan mulai 4 Juli 2023, pukul 10:00 (UTC). Perlu dicatat bahwa Binance telah membebaskan biaya pencatatan untuk PENDLE, sehingga lebih mudah diakses oleh pengguna.
Untuk mendorong aktivitas perdagangan, Binance juga telah mengumumkan bahwa pengguna akan menikmati biaya maker nol pada pasangan perdagangan PENDLE/TUSD hingga pemberitahuan lebih lanjut. Ini berarti pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam perdagangan tanpa dikenakan biaya apa pun untuk menambah likuiditas ke pasar. Selain itu, Binance akan memperkenalkan PENDLE sebagai aset baru yang dapat dipinjam dengan pasangan margin baru pada Margin Terisolasi. Dalam waktu 48 jam sejak 3 Juli 2023, pukul 10:00 (UTC), pasangan perdagangan PENDLE/USDT akan tersedia untuk perdagangan margin, yang memungkinkan pengguna untuk berdagang dengan leverage.
Seperti yang telah disebutkan, Pendle adalah protokol perdagangan imbal hasil yang memungkinkan pemisahan aset yang menghasilkan imbal hasil menjadi komponen pokok dan imbal hasil. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh imbal hasil tetap maupun fleksibel atas aset mereka.
PENDLE adalah token utilitas dari protokol Pendle. Token ini juga menyediakan insentif likuiditas beserta perolehan nilai biaya, dan kemampuan tata kelola.
Harga PENDLE Melonjak 50% setelah Pengumuman Binance
Segera setelah berita Binance mendaftarkan Pendle (PENDLE) muncul, harganya melonjak hingga 50%. Harga PENDLE melonjak hingga $1,40
Setelah#Binancemengumumkan pencatatan $PENDLE, harga $PENDLE meroket lebih dari 50%.
Paus dengan $PENDLE 3,44 juta ($2,56 juta) saat ini memperoleh laba $3,4 juta (+340%).
Paus selalu mulai berakumulasi sangat awal!https://t.co/XlEPFQtALX pic.twitter.com/rX2v8Hv2MM
— Lookonchain (@lookonchain) 3 Juli 2023
Namun, pencatatan Binance saja bukanlah alasan di balik lonjakan harga PENDLE. Pertumbuhan PENDLE sepanjang tahun ini sungguh luar biasa. Dimulai dari nilai terendah $0,046, harganya meroket hingga $0,76, yang menunjukkan peningkatan besar sebesar 1.552%. Lonjakan nilai ini tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan pencatatannya baru-baru ini. Menganalisis data on-chain memberikan wawasan menarik tentang faktor-faktor yang mendorong kinerja Pendle yang luar biasa.
Tampaknya investor skala besar, yang dikenal sebagai paus, memainkan peran penting dalam kenaikan harga PENDLE. Satu paus tertentu dengan alamat "0xc54a" telah secara konsisten membeli PENDLE dari berbagai bursa terdesentralisasi dan tersentralisasi sejak 9 Februari. Harga beli rata-rata untuk paus ini adalah sekitar $0,2852, menghasilkan keuntungan yang mengesankan sebesar $1,58 juta pada harga saat ini, yang menunjukkan peningkatan sebesar 162%.
Akuisisi PENDLE yang signifikan oleh para investor besar menunjukkan keyakinan mereka terhadap keberhasilan protokol di masa mendatang. Metode unik yield farming Pendle, yang memungkinkan pengguna untuk membuat token dan memperdagangkan yield di masa mendatang, telah menarik perhatian investor yang berpikiran maju. Sistem Automated Market Maker (AMM) yang inovatif dari protokol tersebut mendukung aset dengan peluruhan waktu. Dengan demikian, sistem tersebut memberi pengguna kendali yang lebih besar atas yield di masa mendatang dan menciptakan kemungkinan yang berbeda untuk pemanfaatannya.
Berikutnya
Binance Umumkan Pencatatan Pendle di Zona Inovasi, Harga PENDLE Melonjak 50%


