Meskipun ia telah berulang kali membantahnya, ada kemungkinan besar bahwa ilmuwan komputer dan pakar mata uang kripto Nick Szabo sebenarnya adalah pendiri bitcoin, Satoshi Nakamoto. Identitas Satoshi yang sebenarnya (atau identitas—ada beberapa orang yang percaya bahwa Satoshi adalah nama panggilan untuk sekelompok pengembang, bukan pendiri tunggal) tetap menjadi salah satu misteri besar di era mata uang kripto. Meskipun demikian, banyak analis dan penggemar mata uang kripto yakin bahwa Nick Szabo adalah Satoshi yang sebenarnya. Berikut beberapa alasannya.

Proyek Bit Emas

Salah satu alasan Szabo bisa menjadi Satoshi adalah karena ilmuwan komputer tersebut menciptakan pendahulu penting bitcoin. Disebut "bit gold", contoh awal mata uang digital ini memberikan dorongan penting bagi beberapa perkembangan yang kemudian menjadi ciri khas bitcoin. Selanjutnya, Szabo dan Satoshi menghubungi kelompok orang yang sama untuk mendapatkan masukan dan saran terkait proyek cryptocurrency mereka masing-masing. Menurut Gizmodo, Szabo bahkan memundurkan tanggal posting blog yang meminta saran tentang cara meluncurkan bit gold agar tampak bahwa dia menulis pertanyaan tersebut setelah Satoshi merilis makalah tentang bitcoin pada tahun 2008.

Tata Krama Menulis

Laporan Gizmodo menunjukkan bahwa Satoshi dan Szabo bahkan memiliki gaya penulisan yang serupa, mengutip postingan blog Szabo dan makalah awal Satoshi tentang bitcoin. Dari penelitian yang dilakukan di Aston University di Birmingham, Inggris, untuk menentukan calon pesaing identitas asli Satoshi, sebuah laporan menyimpulkan bahwa tulisan Szabo mengandung "kesamaan yang mencolok" dengan Satoshi, termasuk tingkah laku dan frasa penulisan yang serupa. Jack Grieve dari Aston menggambarkan kesamaan tersebut sebagai sesuatu yang "luar biasa".

Argumen Serupa untuk Bitcoin

Laporan di Medium menarik persamaan lebih lanjut antara Szabo dan Satoshi. Menurut laporan tersebut, "Szabo dan Satoshi masing-masing memberikan penjelasan unik yang identik" tentang mengapa bitcoin harus memiliki nilai. Meskipun ada kemungkinan bahwa dua pakar mata uang kripto independen akan sampai pada argumen yang hampir sama dalam mendukung mata uang digital paling populer di dunia, sekali lagi, kesamaan antara kedua argumen tersebut membuat beberapa analis dan komunitas mata uang kripto lainnya bertanya-tanya apakah argumen tersebut mungkin lebih dari sekedar argumen. kebetulan.