Baik penulisnya, Tim Fries, maupun situs web ini, The Tokenist, tidak memberikan nasihat keuangan. Silakan berkonsultasi dengan kebijakan situs web kami sebelum mengambil keputusan keuangan.
Harga saham Boeing (NYSE: BA) terpukul hari ini, turun 1,33% dan diperdagangkan seharga $172,30 pada saat penulisan. Hal ini melanjutkan tren tahun ini yang menyebabkan nilai saham perusahaan turun sekitar 31%, atau $79,62 per saham. Penurunan ini terjadi di tengah beberapa masalah, termasuk tuduhan baru dari pelapor (whistleblower) yang semakin meragukan praktik manufaktur dan standar keselamatan Boeing.
Pelapor Boeing Mengatakan Jalan Pintas yang Diambil dalam Perakitan 787 Dreamliner
Sam Salehpour, seorang insinyur Boeing, telah mengajukan klaim bahwa perusahaan tersebut mengambil jalan pintas manufaktur dalam merakit jet 787 Dreamliner dan 777 miliknya. Salehpour menuduh bahwa segmen badan pesawat tidak dipasang dengan benar, sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan struktural yang parah seiring bertambahnya usia pesawat. Kekhawatiran ini telah dikemukakan berulang kali, dan meskipun intervensi FAA sebelumnya dan pengujian internal Boeing menyatakan tidak ada masalah keselamatan yang mendesak, tuduhan tersebut tetap menunjukkan adanya risiko jangka panjang yang signifikan.
Ini bukan pertama kalinya Boeing menghadapi pengawasan ketat atas praktik manufakturnya. Perusahaan ini berada di bawah sorotan sejak dua kecelakaan fatal 737 MAX yang menyebabkan armada dilarang terbang di seluruh dunia. Masalah pada 737 MAX berfokus pada perangkat lunak dan kegagalan mengungkapkan perubahan pada sistem kontrol penerbangan. Selain itu, pelapor John Barnett sebelumnya melaporkan masalah kendali mutu di pabrik Boeing di Carolina Selatan terkait dengan 787 Dreamliner, yang cukup besar sehingga menghentikan pengiriman untuk sementara.

Bergabunglah dengan grup Telegram kami dan jangan pernah melewatkan berita terkini.
FAA dan Badan Pengatur Lainnya Memperketat Pengawasan
Perkembangan terkini hanya meningkatkan fokus pada penanganan laporan keselamatan internal dan pengaduan pelapor (whistleblower) oleh Boeing. Kematian John Barnett secara misterius bulan lalu telah menarik perhatian media dan sorotan publik. Barnett dikenal sebagai pelapor yang menentang Boeing, dan kepergiannya menimbulkan pertanyaan tentang perlakuan perusahaan terhadap mereka yang menyampaikan kekhawatiran mengenai keselamatan dan kualitas.
FAA dan badan pengatur lainnya telah memperketat pengawasan menyusul kegagalan kualitas dan keselamatan yang berulang kali terjadi, dengan melakukan penyelidikan terhadap klaim baru yang dilakukan oleh Salehpour dan pihak lainnya. Ketika Boeing terus mengatasi tantangan-tantangan ini, dampaknya terhadap harga saham dan reputasinya masih harus dilihat. Perusahaan harus bekerja keras untuk mengatasi masalah ini dan membangun kembali kepercayaan dengan regulator, pelanggan, dan masyarakat jika ingin mendapatkan kembali pijakannya dalam industri kedirgantaraan yang kompetitif.
Penafian: Penulis tidak memegang atau mempunyai posisi di sekuritas apa pun yang dibahas dalam artikel.
Pos Saham Boeing Turun 31% YTD karena Tuduhan Pengungkap Fakta Wabah Raksasa Dirgantara muncul pertama pada Tokenist.
