Binance, bursa mata uang kripto global terkemuka, menarik diri dari Belanda. Pada hari Jumat, perusahaan mengungkapkan bahwa upayanya untuk bekerja di negara tersebut sesuai dengan peraturan setempat belum menghasilkan pendaftaran sebagai penyedia layanan aset virtual (VASP).
Mulai 17 Juli, pelanggan lama hanya dapat menarik aset, kata Binance dalam pengumumannya, sementara penyetoran, pembelian, dan perdagangan tidak dapat dilakukan. “Dalam waktu dekat, tidak ada pengguna baru yang tinggal di Belanda yang akan diterima,” tegas platform tersebut.
Binance berjanji untuk "terus berupaya keras untuk memperoleh otorisasi guna menyediakan produk dan layanan kami kepada pengguna di Belanda," sembari menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi persyaratan di negara-negara anggota UE lainnya dan bersiap untuk sepenuhnya mematuhi aturan Pasar dalam Aset (MiCA) yang baru-baru ini diadopsi oleh blok tersebut.
Bursa tersebut juga menyatakan akan "berinteraksi secara produktif dan transparan dengan regulator Belanda" di masa mendatang. Sebelumnya, bursa tersebut telah diperingatkan oleh De Nederlandsche Bank, otoritas moneter Belanda, bahwa bursa tersebut beroperasi tanpa registrasi dan didenda pada bulan Januari, kata Reuters dalam laporan tersebut.
Bursa kripto terbesar berdasarkan volume perdagangan telah berada di bawah pengawasan ketat dari regulator. Minggu lalu, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menggugat #Binance , pendirinya Changpeng Zhao dan anak perusahaannya di Amerika karena melanggar undang-undang sekuritas di Amerika Serikat. Binance juga baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meninggalkan Kanada dan Australia.
Awal minggu ini, laporan media mengungkap bahwa Binance Cyprus Ltd., entitas bursa di Siprus, telah meminta agar namanya dihapus dari daftar penyedia layanan aset kripto negara tersebut, sebagaimana terlihat dari pencatatannya di situs web regulator sekuritas setempat. Perusahaan itu terdaftar pada Oktober 2022.
Seorang juru bicara menjelaskan langkah tersebut dengan maksud Binance untuk fokus pada unit-unit teregulasi lainnya di negara-negara UE seperti Prancis, Italia, dan Spanyol menjelang penerapan regulasi kripto baru Uni Eropa dalam 18 bulan ke depan. “Kami bekerja keras untuk mempersiapkan bisnis kami agar sepenuhnya mematuhi MiCA,” kata perwakilan perusahaan tersebut.
