Setelah membaca artikel sebelumnya “Pemahaman saya tentang rasio untung-rugi (1)”, Anda seharusnya sudah bisa memiliki pemahaman dasar tentang rasio untung-rugi.

Terakhir kali kita menggunakan metode fixed stop loss sebagai dasarnya, kali ini saya akan menggunakan metode fixed stop profit sebagai dasar pembahasannya.

Saat melakukan transaksi dengan harga pasar, biaya penanganan umum adalah sekitar 0,1%, setelah memperhitungkan slippage, biaya penanganan mungkin antara 0,1% dan 0,13%. Kami menghitungnya dengan mensubstitusi nilai yang sama seperti terakhir kali menjadi 0,13%.

Selanjutnya mari kita bahas metode take profit dan stop loss.

2. Tetapkan 2% di atas titik pembalikan yang telah Anda tetapkan sebagai take profit.

2-1 Asumsikan stop loss disetel ke 1% ke bawah sebagai stop loss, maka rasio untung dan rugi saat ini adalah 2/1,13, yaitu kira-kira 1,76.

2-1-1 Ketika tingkat kemenangan adalah 50%, pengembalian yang diharapkan dari setiap transaksi adalah sekitar 0,432%.

〔(1+(0,02×0,5))−1〕(1+(0,0113×0,5))−1〕

2-1-2 Bila tingkat kemenangan kurang dari 36% maka dana akan berkurang secara perlahan, bila tingkat kemenangan 36% maka return yang diharapkan adalah -0,003%.

〔(1+(0,02×0,36))±(1+(0,0113×0,64))−1〕

2-2 Dengan asumsi stop loss ditetapkan ke atas sebesar 0,5% sebagai stop loss, rasio keuntungan-kerugian saat ini adalah 1,5/0,63, yaitu sekitar 2,38.

2-2-1 Ketika tingkat kemenangan adalah 50%, pengembalian yang diharapkan dari setiap transaksi adalah sekitar 0,682%

〔 ((1+(0,02×0,50))±(1+(0,0063×0,50)−1)〕

2-2-2 Namun, setelah mengurangi stop loss, tingkat kemenangan setiap transaksi juga akan relatif menurun. Dengan asumsi bahwa ketika tingkat kemenangan diturunkan menjadi 40%, ekspektasi pengembalian setiap transaksi adalah sekitar 0,42%.

〔((1+(0,02×0,40))±(1+(0,0063×0,60)−1)〕

Di sini Anda akan menemukan bahwa jika tingkat kemenangan stop loss 0,5% dan stop loss 1% dikurangi, nilai yang diharapkan tidak akan meningkat.

Oleh karena itu, penentuan stop loss sama pentingnya dengan rasio untung dan rugi.