1. Anda Tidak Akan Kehilangan Dompet Anda
Saat bertransaksi mata uang kripto, Anda memegang dompet kripto (dompet digital) yang memiliki kunci publik dan pribadi. Anda diberikan kunci pribadi untuk mengaksesnya dan jika Anda kehilangan kunci pribadi, peluang untuk mendapatkannya kembali hampir tidak mungkin. Dana digital Anda akan hilang ke dalam kekosongan kripto yang besar.
Peluang terjadinya peretasan sangat kecil karena adanya teknologi blockchain, jadi Anda satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya uang digital Anda. Kehilangan kartu kredit/kartu debit masih dapat dilacak kembali atau dibuat lagi di Bank dengan memberikan bukti identitas Anda, tetapi dengan mata uang kripto, Anda harus sangat berhati-hati.
2. Waspadai Pencurian Kripto
Mata uang kripto merupakan opsi yang aman untuk keamanan dompet, tetapi masih rentan terhadap penipu yang menggunakan pemrosesan komputer atau ponsel Anda untuk menambang mata uang kripto. Mereka melakukan ini untuk keuntungan mereka sendiri tanpa persetujuan Anda. Ini disebut "Cryptojacking" di mana penipu memasukkan kode berbahaya ke perangkat Anda.
Bagaimana Anda mengetahui jika perangkat Anda terpengaruh⁉️
Ponsel atau komputer Anda akan menjadi lambat atau baterai Anda akan lebih cepat habis.
3. Penemu Bitcoin Tidak Diketahui
Ini adalah fakta paling populer dan mengejutkan tentang dunia mata uang kripto, orang atau organisasi yang menciptakan ‘#bitcoin ’ tidak diketahui.
Banyak orang yang datang dan mengaku sebagai orang yang memulainya namun tidak ada satupun sumber yang kredibel.
Orang-orang menyebut pencipta bitcoin sebagai Satoshi Nakamoto. Kepercayaan populer adalah bahwa itu adalah akronim untuk raksasa teknologi terkemuka - Samsung, Toshiba, Nakamichi, Motorola.
4. Nilai mata uang kripto sangat fluktuatif
Sama seperti pasar saham biasa, ada banyak faktor eksternal yang berdampak langsung pada nilai mata uang Kripto. Faktor-faktor tersebut sangat fluktuatif dan sangat bergantung pada kepekaan Anda dalam berdagang. Nilainya dapat berfluktuasi secara drastis yang terkadang menguntungkan Anda dan terkadang sangat merugikan Anda. Kehadirannya yang digital dan faktor risikonya adalah alasan mengapa orang-orang memilih untuk menjauhinya.
5. Mata Uang Kripto Sangat Cocok untuk E-Commerce
Konektivitas internet mudah tersedia di negara-negara dunia ketiga, di mana membuka rekening bank mungkin sulit. Mata uang kripto dapat membantu eCommerce menjangkau lebih banyak orang jika mereka menyediakan mata uang digital sebagai opsi pembayaran. Sebagian besar pekerjaan dan belanja rutin telah beralih ke digital, mata uang kripto hanya akan meningkatkannya lebih jauh. Karena mata uang kripto terdesentralisasi, tidak diperlukan perantara dalam transaksi sehingga eCommerce dapat menikmati otonomi yang lebih tinggi.
6. Transaksi Internasional Tanpa Pertukaran
Bisnis Anda tidak perlu berurusan dengan valuta asing jika mereka menggunakan mata uang kripto karena tidak ada batas negara. Ini adalah ekonomi digital yang tidak bekerja dengan ekonomi terpusat.
