Cardano Foundation telah menyatakan ketidaksetujuannya dengan klasifikasi SEC atas Cardano (ADA) sebagai sekuritas.
CEO Cardano Foundation, Frederik Gregaard, menekankan perlunya kejelasan peraturan dan menyatakan komitmen organisasi untuk terlibat dengan regulator dan pembuat kebijakan.
Sikap SEC dalam mengklasifikasikan mata uang kripto sebagai sekuritas, tidak termasuk Bitcoin, telah menjadi isu yang kontroversial, seperti yang terlihat dalam pertarungan hukum yang sedang berlangsung antara SEC dan Ripple.
Cardano Foundation Tidak Setuju dengan Klasifikasi Keamanan ADA: CEO Cardano Foundation, Frederik Gregaard, telah menyuarakan ketidaksetujuannya dengan klasifikasi Cardano (ADA) SEC baru-baru ini sebagai keamanan dalam gugatan terhadap Binance.
Gregaard menyoroti pentingnya kejelasan peraturan dan menyatakan komitmen yayasan untuk melibatkan regulator dan pembuat kebijakan guna mencapai kepastian hukum mengenai masalah ini.
Pandangan Luas SEC tentang Aset Kripto sebagai Sekuritas: Ketua SEC Gary Gensler telah berulang kali menyatakan keyakinannya bahwa sebagian besar aset kripto adalah sekuritas, kecuali Bitcoin.
Menurut perspektif SEC, aset kripto mewakili kontrak investasi dan harus didaftarkan pada agensi tersebut.
Sudut pandang ini telah menjadi perdebatan antara SEC dan perusahaan blockchain Ripple, yang saat ini menghadapi tuntutan hukum atas penjualan token XRP-nya.
Tuntutan Hukum Terhadap Binance dan Coinbase: Dalam tuntutan hukum baru-baru ini terhadap Binance dan Coinbase, SEC menuduh bahwa bursa ini menawarkan aset digital, termasuk Cardano, tanpa registrasi yang tepat sebagai sekuritas.
Agensi tersebut secara khusus menamai Cardano, Solana, Polygon, dan koin lainnya. Khususnya, SEC tidak menyebutkan Ethereum, meskipun ada petunjuk sebelumnya dari Gensler bahwa itu mungkin dianggap sebagai sekuritas. $ADA $SOL $XRP