Kawasan kebangkrutan FTX telah mencapai kesepakatan besar untuk menjual sebagian besar sahamnya di startup Artificial Intelligence (AI), Anthropic. Penjualan tersebut, yang berjumlah total $884 juta, telah menarik perhatian luas di sektor keuangan.

Pembeli utama dalam transaksi penting ini adalah ATIC Third International Investment Company, sebuah perusahaan investasi teknologi yang sepenuhnya dimiliki oleh dana kekayaan negara pemerintah Abu Dhabi, Mubadala. Entitas terkemuka ini telah setuju untuk membeli 16,664,167 saham Anthropic dari FTX dengan jumlah besar $500 juta. Selain itu, pembeli lainnya termasuk Jane Street Global Trading, dana tertentu yang terkait dengan Fidelity Investments, dan The Ford Foundation.

Penjualan saham Anthropic ini merupakan pencapaian signifikan bagi FTX estate, yang sebelumnya berkomitmen untuk mengganti 100% nilai kepemilikan pelanggan setelah jatuhnya bursa. Dampak positif dari kesepakatan ini juga tercermin dalam lonjakan token FTT FTX, yang naik sebesar 10% setelah pengumuman penjualan.

Penting untuk dicatat bahwa FTX dan Alameda awalnya mengakuisisi 8% saham Anthropic seharga $500 juta pada tahun 2021. Lonjakan teknologi AI berikutnya, yang dipicu oleh melonjaknya popularitas ChatGPT, menyebabkan nilai saham berlipat ganda. Hal ini mendorong hakim kebangkrutan New York untuk memberikan izin kepada pemilik properti untuk melanjutkan penjualan pada bulan Februari.

Transaksi yang berhasil ini sangat kontras dengan penjualan aset FTX lainnya sebelumnya, seperti penjualan LedgerX tahun lalu seharga $50 juta. Profitabilitas penjualan saham Anthropic menggarisbawahi ketahanan dan potensi pasar AI di tengah tantangan FTX.

Pos FTX Bankruptcy Estate Menjual Saham Antropis Startup AI seharga $884 Juta muncul pertama kali di CoinBuzzFeed.