
Negara-negara yang memiliki Bitcoin terbanyak Selain perusahaan publik dan swasta serta individu, negara-negara juga mengendalikan cukup banyak peredaran Bitcoin.
1. AMERIKA SERIKAT – 205.515 BTC ($5,5 miliar) Amerika Serikat adalah pemegang Bitcoin terbesar di antara negara-negara lainnya. Ini menyimpan Bitcoin senilai lebih dari $5.5 miliar, sebagian besar disita dalam tiga kasus – Silk Road, Bitfinex, dan penyitaan BTC James Zhong. Menurut Bitcoin.com, AS memiliki 205,515 BTC.
2. UKRAINA - 46.351 BTC ($1,2 miliar) Pemerintah Ukraina mengelola Bitcoin senilai $1,2 miliar. Negara ini telah menerima banyak dukungan finansial dalam bentuk cryptocurrency selama perang melawan Rusia yang dimulai tahun lalu. Bahkan sebelum perang, Ukraina sangat terbuka terhadap sektor blockchain, mengesahkan peraturan kripto yang menguntungkan dan memudahkan perusahaan kripto untuk melakukan bisnis di negara tersebut.
3. EL SALVADOR - 2,381 BTC ($107 juta)El Salvador kemungkinan adalah negara paling terkenal yang memiliki Bitcoin. Namun, negara Amerika Tengah ini tidak hanya memiliki Bitcoin, negara ini melangkah lebih jauh dan menjadi negara pertama di dunia yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 2021. Saat ini, El Salvador memiliki 2,381 BTC, senilai sekitar $107 juta di harga pasar saat ini.
SIAPA INVESTOR TERBESAR DI BITCOIN?
MicroStrategy adalah investor publik terbesar di Bitcoin, memiliki simpanan BTC senilai $3,8 miliar. Ketua eksekutif perusahaan Michael Saylor memegang BTC senilai $480 juta dalam kapasitas pribadinya. Investor terbesar dalam Bitcoin adalah perusahaan publik MicroStrategy, yang telah menghabiskan miliaran dolar untuk investasi Bitcoinnya selama beberapa tahun terakhir. Meskipun MicroStrategy bukan pemegang Bitcoin terbesar, MicroStrategy adalah entitas yang telah menginvestasikan fiat paling banyak dalam Bitcoin dan sekarang memiliki simpanan Bitcoin senilai hampir $3,8 miliar. Selain itu, ketua eksekutif dan salah satu pendiri MicroStrategy, Michael Saylor , juga sangat optimis terhadap Bitcoin dalam kehidupan pribadinya.
Menurut Bybit, Saylor memiliki 17,732 BTC dalam kapasitas pribadi, bernilai lebih dari $480 juta. Itu berarti Saylor bukanlah miliarder kripto, tetapi masih banyak berinvestasi di kripto.
MENGAPA ORANG BERINVESTASI DI BITCOIN?
Orang-orang berinvestasi di Bitcoin karena berbagai alasan, didorong oleh kombinasi beberapa faktor yang menjadikannya peluang investasi yang menarik.
Berikut beberapa alasan utama mengapa individu memilih berinvestasi di Bitcoin:
POTENSI PENGEMBALIAN TINGGI:
Bitcoin telah mendapatkan perhatian yang signifikan karena potensinya menghasilkan keuntungan yang besar. Harganya mengalami volatilitas yang signifikan selama bertahun-tahun, yang menyebabkan kenaikan harga yang cepat dan koreksi sesekali. Sebagai konteks, Bitcoin telah memperoleh keuntungan sebesar +54.000.000% sejak tahun 2010 – investasi $100 dalam Bitcoin akan bernilai lebih dari $54.000.000 saat ini.
PENYIMPANAN NILAI:
Bitcoin sering dilihat sebagai penyimpan nilai digital, mirip dengan emas. Beberapa investor memandangnya sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan cara untuk mempertahankan kekayaan mereka di masa perekonomian yang tidak menentu. Pasokan Bitcoin yang terbatas (dibatasi hingga 21 juta koin) dan sifatnya yang terdesentralisasi membuatnya tahan terhadap kebijakan moneter tradisional yang dapat menyebabkan devaluasi mata uang fiat.
DIVERSIFIKASI DAN ALOKASI PORTOFOLIO:
Bitcoin menawarkan peluang untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Menambahkan Bitcoin ke portofolio investasi berpotensi meningkatkan potensi keuntungan.
DESENTRALISASI DAN KEDAULATAN KEUANGAN:
Sifat Bitcoin yang terdesentralisasi menarik bagi mereka yang mencari kedaulatan finansial dan kemandirian dari lembaga keuangan terpusat. Bitcoin memungkinkan individu memiliki kendali penuh atas dana mereka dan melakukan transaksi peer-to-peer (P2P) tanpa bergantung pada perantara.
INOVASI DAN POTENSI TEKNOLOGI:
Banyak investor tertarik pada Bitcoin karena teknologi blockchain yang mendasarinya dan potensinya untuk merevolusi berbagai industri. Blockchain Bitcoin menawarkan transaksi yang aman, transparan, dan tidak dapat diubah, dan potensi penerapannya melampaui mata uang hingga ke bidang-bidang seperti manajemen rantai pasokan dan DeFi.
ADOPSI AWAL DAN POTENSI PERTUMBUHAN:
Bitcoin masih dianggap relatif tahap awal dalam hal adopsi arus utama. Beberapa investor tertarik pada prospek pertumbuhan potensial karena semakin banyak individu, bisnis, dan institusi yang menggunakan Bitcoin dan mata uang kripto, sehingga berpotensi meningkatkan permintaan dan nilai seiring berjalannya waktu.
PASAR YANG DAPAT DIAKSES DAN GLOBAL: Sifat digital Bitcoin dan ketersediaan pertukaran mata uang kripto membuatnya dapat diakses oleh khalayak global. Investor dapat dengan mudah memperdagangkan, menjual, dan membeli Bitcoin, bahkan di wilayah dengan layanan keuangan tradisional yang terbatas.
