Dalam wawancara baru-baru ini dengan saluran YouTube yang berfokus pada mata uang kripto, “Show Me The Crypto”, pelopor dan pengusaha mata uang kripto terkenal Roger Ver berbagi pandangannya tentang pentingnya sistem uang elektronik peer-to-peer yang terdesentralisasi seperti bitcoin (BTC).
Ver mengkritik sistem terpusat dan menyoroti peluang dan tantangan dalam industri mata uang kripto.
Ver telah mencapai status multijutawan dengan menjual perangkat keras melalui situs webnya dan berinvestasi dalam pemroses pembayaran kripto utama, BitPay.com. Sepanjang wawancara, Ver menekankan kekuatan transformatif mata uang kripto, seperti bitcoin (BTC), dalam mengurai kerumitan birokrasi yang disebabkan oleh peraturan keuangan pemerintah.
Salah satu kritik Ver ditujukan pada Lightning Network, protokol pembayaran lapis-2 yang dibangun di atas blockchain Bitcoin. Ia mencatat bahwa sebagian besar pengguna tidak benar-benar memanfaatkan sifat desentralisasinya, melainkan menggunakan akun kustodian yang dapat diblokir atau dibekukan dengan mudah.
Anda mungkin juga menyukai: ‘Bitcoin Jesus’ Roger Ver Mungkin Digugat Karena Menipu Investor Bitcoin
Investor tersebut menganjurkan agar pengguna memegang sendiri kunci bitcoin mereka, sebuah langkah yang ia yakini dapat mendorong kebebasan ekonomi dan menimbulkan “ancaman eksistensial terhadap kekuatan pemerintah.”
Ver, yang juga CEO Bitcoin.com, secara terbuka menyuarakan keengganan pemerintah dalam mempromosikan adopsi mata uang kripto, mengingat potensinya yang mengganggu. Ia menggarisbawahi risiko yang terlibat dalam menyimpan mata uang kripto dengan pihak ketiga daripada mengelolanya secara pribadi, sebuah praktik yang semakin umum di bidang kripto.
Selama wawancara, Ver juga menyoroti peran potensial chatbot AI dalam transaksi mata uang kripto.
Sambil menyadari tantangan yang dihadapi industri, ia memuji potensi bitcoin cash (BCH), yang merupakan hasil percabangan bitcoin. Ia berbagi kekagumannya terhadap salah seorang pendiri ethereum (ETH), Vitalik Buterin, dan membandingkan visinya dengan visi mereka yang, menurut pandangannya, telah menghambat adopsi mata uang kripto secara global.
Tidak semua kontribusi Ver pada dunia kripto diterima secara universal. Kritikus menuduhnya mendorong bitcoin ke arah yang lebih korporat, yang menyimpang dari visi para pendukung bitcoin sebelumnya. Keputusannya yang kontroversial tidak menghalanginya untuk terlibat lebih jauh dalam bidang ini.
Anda mungkin juga menyukai: Pengguna Binance Australia panik menjual koin mereka
Ver mengumumkan minatnya untuk menciptakan negara yang tidak bebas dari kendali pemerintah. Niat ini membuatnya melepaskan kewarganegaraan Amerika dan menjadi warga negara St Kitts dan Nevis, sebuah negara Karibia.
Selain itu, Ver mengungkapkan kekagumannya terhadap Zano (ZANO), sebuah proyek mata uang kripto yang berorientasi pada privasi yang menurutnya sangat diremehkan. Zano, mirip dengan monero (XMR), menyediakan privasi sekaligus memungkinkan staking koin dan membuat token pribadi menggunakan blockchain-nya.
Ver melihat fitur-fitur ini menarik bagi perusahaan komersial dan meyakini proyek ini berpotensi signifikan untuk transaksi escrow anonim dan berbasis token.
Terakhir, pengusaha tersebut menggoda pembaca dengan buku terbarunya yang berfokus pada bitcoin dan pengalamannya dalam industri tersebut. Wawancaranya menggambarkan seorang pria yang sangat berkomitmen pada potensi mata uang kripto dan bersemangat mempromosikan adopsi mata uang kripto secara luas dalam menghadapi sistem yang sudah mapan.
Sebagai tokoh yang memiliki pengaruh signifikan di dunia kripto, pandangan Roger Ver mengenai isu-isu ini memberikan wawasan penting mengenai evolusi mata uang kripto yang sedang berlangsung.
Baca selengkapnya: Roger Ver Menyangkal Dukungan terhadap Proposal Pajak Penambang Bitcoin Cash



