
Dalam opini yang menggugah pikiran untuk Project Syndicate, mantan Perdana Menteri Yunani Yanis Varoufakis menyoroti kekhawatiran seputar mata uang digital bank sentral (CBDC) dalam sistem perbankan AS. Membandingkan ketakutan saat ini dengan penolakan terhadap pembatasan merokok, Varoufakis berpendapat bahwa bank-bank yang Terlalu Besar untuk Gagal (TBTF), termasuk JPMorgan, menganggap CBDC sebagai ancaman yang didukung pemerintah terhadap bisnis mereka.
Varoufakis menarik persamaan antara penentangan industri tembakau terhadap pembatasan merokok dan kekhawatiran bank TBTF atas CBDC. Ia menegaskan bahwa kecemasan para bankir muncul dari potensi ancaman yang ditimbulkan oleh CBDC Federal Reserve terhadap usaha mereka membangun kerajaan. Dengan munculnya CBDC, banyak layanan menguntungkan yang ditawarkan bank, seperti menyimpan simpanan dan memproses pembayaran, dapat menjadi usang, sehingga mereka tidak dapat mengendalikan masyarakat.
Bertentangan dengan kepercayaan umum, Varoufakis berpendapat bahwa CBDC tidak perlu menjadi mimpi buruk distopia seperti yang digembar-gemborkan para kritikus. Ia berpendapat bahwa sistem CBDC yang dirancang dengan baik dapat menawarkan privasi yang lebih baik dan ketahanan terhadap tirani dibandingkan dengan perangkat perbankan swasta yang ada. Dengan memastikan bahwa pengelolaan akun Fed sepenuhnya anonim, mirip dengan akun kripto yang diidentifikasi dengan serangkaian angka yang panjang, dan menerapkan sistem terpisah yang diawasi oleh otoritas terkait untuk memerangi aktivitas terlarang seperti penghindaran pajak dan pencucian uang, CBDC dapat menyediakan kerangka kerja yang demokratis dan terkendali.
Varoufakis membayangkan peluncuran CBDC yang tidak hanya memperkuat pengumpulan pajak dan melawan deflasi, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap pengawasan yang meluas. Ia percaya bahwa sistem CBDC yang diterapkan dengan baik dan diatur secara demokratis dapat memberdayakan individu dan melindungi dari gangguan Big Brother dan banyak saudara kecilnya.
Gagasan CBDC telah memicu benturan kepentingan dalam lanskap keuangan. Sementara bank-bank TBTF menganggapnya sebagai ancaman terhadap dominasi mereka, Varoufakis berpendapat bahwa CBDC dapat menghadirkan peluang untuk perubahan positif. Dengan memanfaatkan potensi CBDC untuk menawarkan privasi, efisiensi, dan kontrol demokratis yang lebih baik, pemerintah dan lembaga keuangan dapat menempa jalan menuju masa depan keuangan yang lebih inklusif dan aman.
Kesimpulannya, kekhawatiran seputar CBDC di kalangan bank-bank besar bermula dari potensinya untuk mengganggu lanskap keuangan. Varoufakis berpendapat bahwa sistem CBDC yang diterapkan dengan baik dapat mengatasi masalah tentang privasi dan memberdayakan individu sekaligus memperkuat pengumpulan pajak dan memerangi aktivitas terlarang. Seiring berlanjutnya diskusi seputar CBDC, mencapai keseimbangan antara inovasi dan regulasi akan sangat penting untuk membuka potensi penuh mata uang digital di masa mendatang.
Tulisan Mata Uang Digital Bank Sentral: Ancaman atau Peluang bagi Bank Besar? muncul pertama kali di BitcoinWorld.

