Gedung Putih menyatakan plafon utang akan ditangguhkan sebelum 1 Januari 2025. Selanjutnya, Presiden AS Biden menjawab pertanyaan wartawan bahwa AS tidak akan sepenuhnya mencabut plafon utang. Pernyataan ini muncul setelah ia mengumumkan telah mencapai kesepakatan akhir dengan Ketua DPR McCarthy mengenai kenaikan plafon utang. Ketika seorang wartawan bertanya apakah menurutnya Amerika Serikat harus sepenuhnya mencabut plafon utang, Biden menjawab: "Tidak, menurut saya pencabutan plafon utang akan menimbulkan lebih banyak kontroversi." Namun Biden menambahkan bahwa dia akan mempelajarinya "dalam satu atau dua tahun ke depan." Amandemen ke-14 perlu digunakan sepanjang tahun untuk menentukan apakah plafon utang perlu ditetapkan setiap tahun." (Sepuluh Emas)