Analisis terbaru membahas masalah volatilitas BTC dan kesamaan tren volatilitas BTC dari Mei 2020 hingga 2021 dan Mei hingga Juli 2022.

  • Bitcoin sedang berjuang dengan volatilitas rendah karena kenaikan dan penurunan berada dalam kebuntuan.

  • Dilihat dari kedua sisi mata uang, prospek penembusan bullish diimbangi dengan potensi kehancuran besar.

Kita semua setuju bahwa pergerakan harga Bitcoin agak sepi akhir-akhir ini. Namun bagaimana jika kinerja historisnya dibandingkan dengan tingkat volatilitas saat ini dapat memberikan gambaran mengenai apa yang diharapkan selama 2 bulan ke depan?

Kinerja Bitcoin selama tujuh hari terakhir menyoroti volatilitas yang rendah dan krisis likuiditas. Data terbaru menunjukkan bahwa Whale merasakan kesulitan karena mereka bergantung pada likuiditas yang disediakan oleh rekening yang lebih kecil.

Data di atas mencerminkan kondisi pasar saat ini yang didukung oleh volatilitas yang rendah. Hal ini membawa kita pada pengamatan penting berikutnya. Tingkat volatilitas Bitcoin pada 18 Mei berada dalam kisaran penting secara historis, menurut analisis IntoTheBlock baru-baru ini.

Analisis juga menunjukkan indikator volatilitas berada di bawah 40%. Kali ini menandai kedelapan kalinya dalam lima tahun terakhir angka tersebut mencapai tingkat terendah.

Akankah musim panas membawa kebahagiaan atau memanggil si Jahat Besar?

Analisis pergerakan harga Bitcoin dari Mei hingga Juli 2020, 2021, dan 2022 mengungkapkan sesuatu yang patut diperhatikan. Selama tiga bulan pada tahun-tahun ini, volatilitas menurun, diikuti oleh kenaikan yang signifikan. Tahun ini agak mirip sejauh ini, mengingat volatilitas yang rendah saat ini.

Sentimen investor juga secara keseluruhan berada pada tren menurun selama empat minggu terakhir. Namun apakah ini berarti Bitcoin akan mengalami kenaikan dalam 8 minggu ke depan? Analisis IntoTheBlock yang sama menunjukkan bahwa volatilitas rendah di bawah 40% berlangsung rata-rata sekitar lima minggu, dan ada tiga kejadian serupa dengan penarikan 50%.

Jika BTC anjlok 50% dari level saat ini, BTC akan turun ke kisaran terendah $13,500. Ingat, kemungkinannya mungkin rendah tetapi tidak pernah nol.

Ada banyak faktor yang menentukan hasil harga Bitcoin. Misalnya, volume perdagangan BTC masih bullish, yang berarti masih ada tingkat kepercayaan tertentu terhadap pasar. Volume transaksi on-chainnya sedikit meningkat selama empat hari terakhir.

Kita tahu bahwa volume pada awalnya bersifat bullish, karena kapitalisasi pasar Bitcoin meningkat sebesar $21 miliar antara 12 dan 18 Mei. Gelombang tekanan jual yang kuat menghapus sebagian besar kenaikan kapitalisasi pasar, menunjukkan aksi ambil untung dalam jangka pendek masih aktif.

Kita hanya bisa menunggu dan melihat apakah kondisi ini semakin mengurangi sentimen dan menyebabkan kehancuran besar lainnya, atau memicu gelombang akumulasi berikutnya