Perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, Ripple Labs, meraih kemenangan besar dalam perselisihan hukumnya dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Kemarin, Hakim Analisa Torres menolak mosi SEC untuk menyegel catatan musyawarah internal mengenai pernyataan kontroversial yang dibuat oleh mantan direktur keuangan perusahaan agensi tersebut, William Hinman, tentang aset kripto.

Pengadilan menolak mosi SEC untuk menghapus dokumen Hinman, karena dokumen tersebut adalah dokumen peradilan dan harus ada anggapan yang kuat mengenai akses publik.

"Dokumen Pidato Hinman secara wajar memiliki kecenderungan untuk mempengaruhi keputusan [Pengadilan] terhadap suatu mosi" demikian kutipan dari keputusan tersebut.

Pertarungan Hukum Atas Dokumen Hinman

Sebagai latar belakang, pada bulan Desember 2020, SEC menuduh Ripple menawarkan sekuritas tidak terdaftar melalui penjualan XRP-nya.

Khususnya, sebagian dari litigasi berfokus pada dokumen terkait pidato kontroversial Hinman tahun 2018, di mana ia menyatakan bahwa Bitcoin dan Ethereum bukanlah sekuritas. Namun, Hinman tidak memberikan komentar mengenai XRP, meskipun token tersebut menjadi salah satu dari tiga cryptocurrency teratas pada tahun 2018.

Setelah SEC mengajukan gugatan terhadap Ripple, perusahaan blockchain meminta komisi untuk membuat draf pidato Hinman. Pada saat Hinman melontarkan pernyataan kontroversialnya, Ripple sangat ingin mengetahui pendapat pejabat SEC tentang XRP.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS melakukan upaya signifikan untuk mencegahnya menyerahkan dokumen tersebut kepada Ripple. Menariknya, setelah 18 bulan dan enam putusan pengadilan, SEC akhirnya menyerahkan dokumen tersebut.

Meski telah menyerahkan dokumen tersebut, SEC tetap mengajukan mosi, meminta untuk menyegel pidato Hinman yang disampaikan pada 22 Desember 2023. Namun pengadilan menolak mosi tersebut dengan alasan bahwa draf pidato kontroversial Hinman merupakan dokumen peradilan.

James K. Filan membagikan perkembangan ini. Dia adalah seorang pengacara berpengalaman yang telah mengikuti dengan cermat tuntutan hukum antara SEC dan Ripple.

CEO Ripple Menanggapi

Sementara itu, CEO Ripple Brad Garlinghouse merayakan kemenangan tersebut di Twitter. Garlinghouse, yang juga merupakan terdakwa dalam kasus tersebut, berjanji bahwa Ripple akan segera membagikan versi dokumen Hinman yang belum diedit kepada publik.