Artikel ini membahas lebih dekat RippleNet, khususnya peran aset digital XRP, XRP Ledger (XRPL) open source, dan layanan Likuiditas Sesuai Permintaan (ODL).

Apa itu RippleNet?

RippleNet adalah jaringan terdistribusi yang dikembangkan oleh Ripple untuk memfasilitasi transaksi lintas batas waktu nyata. Secara teknis, ini adalah aplikasi terdistribusi peer-to-peer yang mengelola buku besar virtual, meniru akun dan hubungan Nostro dan Vostro. Ini terdiri dari dua lapisan utama — lapisan pesan dua arah dan lapisan penyelesaian. Lapisan pesan memfasilitasi komunikasi transaksi, sedangkan lapisan penyelesaian memastikan transfer dana akhir.

RippleNet diterapkan dalam lingkungan cloud yang dihosting oleh Ripple, sehingga secara signifikan menurunkan biaya infrastruktur teknis. Ini terintegrasi dengan middleware lembaga keuangan melalui operasi API, mereplikasi pendanaan ke dalam akun virtual RippleNet.

RippleNet bersertifikat SOC 2, memastikan standar keamanan, ketersediaan, kerahasiaan, dan privasi yang tinggi. Ini meningkatkan pengalaman pembayaran lintas batas dengan menawarkan pengiriman pesan dua arah, penyelesaian yang optimal, dan solusi likuiditas yang unik.

Siapa Pelanggan RippleNet?

Pelanggan RippleNet mencakup berbagai sektor, termasuk pengirim uang tradisional, pengirim uang digital, pialang FX, perusahaan layanan pembayaran, bank (bank tingkat 1 global, bank regional multi-negara, bank lokal, dan bank digital), dan bisnis multinasional.

Apa itu Buku Besar XRP?

XRP Ledger adalah buku besar kriptografi terdesentralisasi yang didukung oleh jaringan server peer-to-peer. Infrastruktur inilah yang mendasari XRP, aset digital asli Ripple. Buku Besar XRP dirancang untuk menangani transfer uang secara efisien dalam bentuk apa pun, baik mata uang fiat atau digital.

Apa itu Protokol Interledger (ILP)?

Interledger Protocol (ILP) adalah protokol untuk menghubungkan jaringan pembayaran yang berbeda. ILP memungkinkan perutean paket nilai di berbagai blockchain dan sistem pembayaran. Ini mengabstraksi perbedaan antara buku besar dan memungkinkan interoperabilitas, bertindak sebagai jembatan.

Apa Likuiditas Sesuai Permintaan (ODL)?

Likuiditas Sesuai Permintaan (ODL) adalah solusi manajemen likuiditas unik RippleNet. Ini memfasilitasi transfer uang lintas batas secara instan dan efisien tanpa pendanaan awal di pasar tujuan. ODL menggunakan XRP sebagai mata uang jembatan, mencari likuiditas sesuai permintaan dan memindahkan dana secara real-time.

ODL melayani berbagai entitas, termasuk penyedia layanan pembayaran, fintech yang memproses transaksi B2B, dan perusahaan yang mentransfer pembayaran perbendaharaan internal ke rekening di luar negeri.

Bagaimana RippleNet Bekerja

Operasi RippleNet melibatkan banyak peserta, termasuk pencetus, pengirim, perantara, penerima, dan penerima manfaat. Setiap peserta berperan dalam memfasilitasi pembayaran, dengan pengirim yang memulai pembayaran melalui mesin RippleNet mereka, perantara (termasuk pertukaran aset digital) memfasilitasi pembayaran, dan penerima menyelesaikan transaksi.

RippleNet dapat memproses berbagai jenis pembayaran, termasuk transfer rekening bank, rekening bank ke uang tunai, rekening bank ke dompet, dompet ke dompet, uang tunai ke rekening bank, dan transfer rekening bank ke kartu.

Bagaimana ODL Bekerja dalam Pembayaran Lintas Batas?

Kekuatan Likuiditas Sesuai Permintaan (ODL) terletak pada penggunaan XRP yang inovatif sebagai mata uang penghubung. Mekanisme ini memungkinkan transaksi internasional secara instan dan hemat biaya tanpa bank atau lembaga keuangan perlu melakukan pra-pendanaan pada rekening nostro dalam mata uang penerima.

Dalam istilah yang lebih teknis, beginilah proses kerjanya:

  1. Inisiasi Pembayaran: Pengirim, sebuah lembaga keuangan yang terhubung ke RippleNet, memulai transaksi dengan mengirimkan instruksi pembayaran melalui API RippleNet.

  2. Penukaran Mata Uang: Mata uang pengirim diubah menjadi XRP di bursa aset digital. Konversi ini terjadi secara real time, memanfaatkan likuiditas XRP di pasar mata uang kripto.

  3. Transfer melalui XRP Ledger: XRP kemudian dikirim melalui XRP Ledger, sebuah protokol blockchain sumber terbuka, ke bursa aset digital di negara penerima. Proses ini hampir seketika, hanya membutuhkan waktu 3-5 detik karena kecepatan tinggi XRP Ledger.

  4. Konversi ke Mata Uang Lokal: Pertukaran aset digital di negara penerima mengubah XRP menjadi mata uang lokal penerima.

  5. Penyelesaian Pembayaran: Mata uang lokal penerima dikirim ke lembaga penerima, yang kemudian mencairkannya ke penerima akhir.

Berikut ini contoh ilustratif untuk lebih memahami prosesnya:

Misalnya sebuah bisnis di AS yang ingin membayar pemasok di Jepang. Proses tradisionalnya melibatkan konversi dolar menjadi yen melalui serangkaian bank koresponden, yang bisa memakan waktu berhari-hari dan memerlukan banyak biaya.

Dengan RippleNet dan ODL, prosesnya disederhanakan:

  1. Bisnis AS memulai pembayaran dalam dolar melalui banknya yang terhubung ke RippleNet.

  2. Bank menggunakan pertukaran aset digital untuk mengubah dolar menjadi XRP.

  3. XRP dikirim melalui Buku Besar XRP ke bursa aset digital di Jepang. Transfer ini terjadi dalam hitungan detik.

  4. Pertukaran aset digital Jepang mengubah XRP menjadi yen.

  5. Yen tersebut kemudian dikirim ke bank pemasok di Jepang, yang mengkredit rekening pemasok.