Polygon ($MATIC ), jaringan yang menawarkan solusi skalabilitas untuk Ethereum, telah berkinerja kuat dalam beberapa bulan terakhir, menyusul kenaikan nilai $ETH . Korelasi kedua aset tersebut mencapai 0,95 pada bulan Maret, artinya keduanya bergerak dalam arah yang hampir sama. Dengan Ethereum yang memecahkan rekor harga dan memimpin pasar keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan token non-fungible (NFT), Polygon dapat memperoleh manfaat dari permintaan transaksi yang lebih cepat dan lebih murah di jaringan.

Polygon adalah infrastruktur yang memungkinkan Anda membuat dan menghubungkan jaringan sekunder ke Ethereum, yang disebut sidechains atau lapisan 2. Jaringan ini memproses sebagian transaksi yang terjadi di Ethereum, menghilangkan kemacetan dan mengurangi biaya di jaringan utama.

  • Polygon mengklaim mampu memproses hingga 65.000 transaksi per detik, dengan biaya hanya sepersekian sen dolar.

  • Untuk menggunakan Polygon, pengguna memerlukan token MATIC yang berfungsi sebagai alat pembayaran dan juga sebagai hadiah bagi validator yang menjaga keamanan jaringan.

  • Pada tanggal 6 Februari, blockchain mendaftarkan 10.439 alamat aktif. Jumlah itu melonjak menjadi 15.708 pada 3 Maret. Harga MATIC mengikuti jejak ini, naik dari $0.83 menjadi $1.14 di bulan Maret, meningkat lebih dari 37.35%.

Namun, harganya masih jauh dari harga tertinggi sepanjang masa di $2,92, yang dicapai pada Desember 2023. Selain itu, token tersebut telah dilampaui oleh ETH dalam hal pertumbuhan, karena Ethereum telah meningkat 4,5 kali lebih banyak daripada MATIC pada periode yang sama. Mengingat kuatnya korelasi kedua aset tersebut, beberapa analis menilai Polygon memiliki potensi lompatan besar di masa depan.

Salah satu faktor yang dapat mendorong Polygon adalah pertumbuhan ekosistem DeFi dan NFT di Ethereum, yang menarik lebih banyak pengguna dan pengembang. Polygon telah memiliki lebih dari 15 ribu alamat aktif di jaringannya, meningkat hampir 60% dalam 30 hari terakhir. Beberapa proyek DeFi teratas, seperti Aave, SushiSwap, dan Curve, telah meluncurkan versi Polygon, memanfaatkan skalabilitasnya. Selain itu, Polygon juga menjadi tuan rumah beberapa pasar NFT, seperti OpenSea, Decentraland, dan SuperRare, yang sedang populer saat ini.

Untuk terus menonjol di pasar, Polygon perlu menghadapi persaingan dari solusi skalabilitas lainnya, seperti Optimisme, Arbitrum, dan ZkSync, yang juga menjanjikan peningkatan kinerja Ethereum. Selain itu, Polygon juga perlu mempersiapkan transisi Ethereum ke model konsensus Proof-of-Stake (PoS), yang diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun ini. Perubahan ini dapat membuat Ethereum lebih cepat dan lebih murah, sehingga mengurangi kebutuhan akan jaringan sekunder. Namun, Polygon mengklaim ini akan tetap relevan karena menawarkan lebih banyak fleksibilitas dan interoperabilitas bagi pengembang.

[INVESTOR]

Berinvestasi bukanlah kegiatan sederhana dan membutuhkan pengetahuan, perencanaan dan disiplin. 

Ingat: tidak ada investasi tanpa risiko, tetapi ada investasi dengan risiko yang disadari.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda? Jika iya, tinggalkan LIKE Anda dan berlangganan BITCRYPTO, portal berita Anda tentang dunia cryptocurrency.

#Ethereum(ETH) #Polygon #Matic #zkEVM