Sejarah mata uang kripto dan teknologi blockchain dapat ditelusuri kembali ke masa awal internet, ketika para kriptografer dan ilmuwan komputer mulai mengeksplorasi konsep mata uang digital. Perkembangan mata uang kripto dan teknologi blockchain merupakan proses bertahap, yang dibentuk oleh karya banyak individu dan evolusi teknologi selama bertahun-tahun.
1.2.1. Proposal dan konsep awal
Konsep mata uang digital sudah ada sejak akhir tahun 1980an dan awal tahun 1990an. Pada tahun 1983, kriptografer David Chaum mengusulkan sistem uang digital yang disebut eCash, yang bertujuan untuk menyediakan transaksi yang aman, anonim, dan tidak dapat dilacak. Pada awal tahun 1990an, ilmuwan komputer Nick Szabo mengembangkan konsep yang disebut "bit gold", yang merupakan cikal bakal Bitcoin. Bit gold menggabungkan kriptografi, insentif ekonomi, dan jaringan terdesentralisasi untuk menciptakan aset digital yang dapat digunakan sebagai media pertukaran.
1.2.2. Kelahiran Bitcoin
Momen terobosan dalam sejarah mata uang kripto terjadi pada tahun 2008 ketika seorang individu atau sekelompok individu dengan nama samaran Satoshi Nakamoto menerbitkan whitepaper berjudul "Bitcoin: Sistem Uang Elektronik Peer-to-Peer." Dalam whitepapernya, Satoshi menguraikan konsep mata uang digital terdesentralisasi yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan transaksi dan mengontrol pembuatan unit baru. Jaringan Bitcoin, yang didukung oleh buku besar terdesentralisasi yang disebut blockchain, diluncurkan pada bulan Januari 2009.
1.2.3. Evolusi teknologi blockchain
Keberhasilan Bitcoin menunjukkan potensi teknologi blockchain di luar mata uang digital. Konsep sistem buku besar yang terdesentralisasi, aman, dan transparan menarik perhatian para pengembang dan pengusaha, yang mulai menjajaki penerapannya di berbagai industri. Pada tahun-tahun setelah peluncuran Bitcoin, beberapa mata uang kripto lainnya diciptakan, masing-masing dengan fitur dan kasus penggunaan uniknya sendiri.
1.2.4 Penawaran Koin Perdana (ICO) dan booming ICO
Pesatnya pertumbuhan cryptocurrency menyebabkan munculnya metode penggalangan dana baru yang disebut ICO