1. Pengantar Cryptocurrency dan Teknologi Blockchain

1.4. Mata uang kripto utama dan kasus penggunaannya
Bitcoin (BTC) adalah mata uang kripto yang paling terkenal dan sering disebut sebagai "emas digital" karena persediaannya yang terbatas dan sifat penyimpan nilainya. Mata uang kripto utama lainnya meliputi:

* Ethereum (ETH): Platform untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan kontrak pintar, memungkinkan pembuatan token baru dan solusi keuangan terdesentralisasi (DeFi).
* Ripple (XRP): Aset digital yang dirancang untuk pembayaran lintas batas dan transfer uang, dengan fokus pada kecepatan dan biaya rendah.
* Bitcoin Cash (BCH): Cabang Bitcoin yang meningkatkan ukuran blok untuk memungkinkan lebih banyak transaksi dan biaya lebih rendah.
* Litecoin (LTC): Versi Bitcoin yang lebih ringan dengan konfirmasi transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah, dirancang untuk penggunaan sehari-hari sebagai mata uang digital.

1.5. Memahami dasar-dasar teknologi blockchain
Teknologi Blockchain adalah dasar dari mata uang kripto dan terdiri dari buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di seluruh jaringan komputer. Setiap blok dalam rantai berisi daftar transaksi, dan sekali blok ditambahkan, sangat sulit untuk diubah. Hal ini membuat teknologi blockchain aman dan transparan, karena semua peserta dalam jaringan memiliki akses terhadap informasi yang sama. Teknologi Blockchain memiliki aplikasi potensial di luar mata uang kripto, seperti manajemen rantai pasokan, sistem pemungutan suara, dan verifikasi identitas.