Penambangan Bitcoin adalah proses pembuatan bitcoin baru dan verifikasi transaksi di jaringan Bitcoin. Prosesnya melibatkan penggunaan komputer yang kuat untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks dan menambahkan blok baru ke blockchain, yang merupakan buku besar umum dari semua transaksi Bitcoin.
Ketika blok baru ditambahkan ke blockchain, penambang yang berhasil memecahkan masalah matematika akan diberi hadiah sejumlah bitcoin, yang saat ini ditetapkan sebesar 6,25 BTC per blok. Hadiah ini dikurangi setengahnya setiap empat tahun, sebagai bagian dari kebijakan moneter Bitcoin untuk membatasi jumlah total bitcoin yang dapat dibuat hingga 21 juta.
Penambangan Bitcoin memerlukan daya komputasi dan konsumsi energi yang signifikan, karena para penambang bersaing untuk menjadi yang pertama memecahkan masalah matematika dan menerima imbalannya. Penambang menggunakan perangkat keras khusus, seperti ASIC (Sirkuit Terpadu Khusus Aplikasi), untuk melakukan perhitungan yang diperlukan.
Penambangan Bitcoin adalah proses terdesentralisasi, dimana siapa pun dapat berpartisipasi dalam jaringan sebagai penambang dengan menyumbangkan daya komputasi ke jaringan. Namun, karena tingginya biaya perangkat keras dan energi, penambangan menjadi semakin terpusat dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa kumpulan penambangan besar mengendalikan sebagian besar daya komputasi jaringan.
Secara keseluruhan, penambangan Bitcoin memainkan peran penting dalam keamanan dan fungsi jaringan Bitcoin. Dengan menambahkan blok baru ke blockchain dan memverifikasi transaksi, penambang membantu menjaga integritas jaringan dan memastikan tidak ada aktivitas pembelanjaan ganda atau penipuan.