Blockchain merevolusi platform media sosial dengan meningkatkan transparansi, meningkatkan sistem penghargaan, dan menyediakan mekanisme pemungutan suara yang aman.
Media sosial adalah sumber hiburan, komunikasi, dan ekspresi diri di dunia digital. Meskipun terdapat pengembangan metode monetisasi konten baru, pasar yang dimonopoli ini masih belum memiliki sistem penghargaan yang transparan dan menarik untuk konten buatan pengguna. Yang terpenting, tidak ada mekanisme pemungutan suara yang dapat dipercaya untuk pengambilan keputusan crowdsourcing.
Misalnya, TikTok, aplikasi populer yang memungkinkan pengguna membuat video pendek, mengaktifkan fitur monetisasi seperti dana kreator dan hadiah virtual. Namun, sistem penghargaan di platform ini masih kurang transparan dan adil. Pembuat konten sering kali mengungkapkan kekhawatirannya terhadap distribusi pendapatan yang tidak merata dan ketidakjelasan algoritme yang menentukan jangkauan dan visibilitas konten.
Menggunakan tag iklan berbayar bawaan tampaknya menghasilkan penayangan konten yang lebih rendah. Beberapa influencer TikTok yang sukses bahkan melihat penurunan pandangan mereka setelah bergabung dengan dana tersebut, mencurigai aplikasi tersebut sengaja membatasi visibilitas mereka untuk membatasi pembayaran mereka. Salah satu influencer mengatakan kepada Wired: "Saya akhirnya meninggalkan Dana Kreator. Saya lebih suka pengikut saya melihat video saya daripada mendapat uang dengan menontonnya. Saya lebih menyakiti orang daripada membantu mereka. Sangat kecewa.”
Selain kurangnya transparansi, masalah lain yang mengganggu sebagian besar platform media sosial adalah kurangnya mekanisme pemungutan suara yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya untuk pengambilan keputusan crowdsourcing. Meskipun pengguna dapat mengumpulkan opini melalui komentar, suka, atau jajak pendapat informal, metode ini rentan terhadap manipulasi dan tidak memiliki keamanan serta kemampuan verifikasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang transparan.
Privasi adalah raja
Untuk mengatasi kurangnya transparansi dan kepercayaan yang sudah berlangsung lama, platform media sosial Belanda SocialBlox memanfaatkan teknologi blockchain, yang fitur utamanya berkisar pada desentralisasi, transparansi, dan keamanan. Platform lengkap ini memungkinkan pengguna mengeluarkan kreativitasnya dengan berinteraksi dengan komunitas melalui berbagi foto dan video.
Ekosistem media sosial didukung oleh SBLX, token asli SocialBlox yang dapat diperoleh pengguna dengan menggunakan platformnya dan mengonversinya di pasar sekunder seperti bursa terdesentralisasi.
Pertama, SocialBlox mengatasi masalah privasi yang paling penting dengan tidak membagikan data pengguna kepada pihak ketiga atau menggunakannya untuk mengoptimalkan algoritme konten. Raksasa media sosial termasuk Facebook dan TikTok telah dituduh melakukan pelanggaran terkait privasi, seperti kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi. SocialBlox tidak memiliki model pendapatan yang menjual data. Itu tidak mengungkapkan atau menjual data pengguna kepada pihak ketiga.
Fitur lain yang menonjolkan pendekatan berorientasi pengguna adalah akses mode privasi. Secara default, aplikasi SocialBlox tidak menampilkan iklan. Pengguna dapat mengizinkan perusahaan untuk menampilkan iklan dan mengumpulkan token SBLX sebagai hadiah.
Aplikasi ini membuka jalan bagi platform pasca-penghasilan
Mendapatkan imbalan dari iklan bergambar adalah insentif yang bagus, namun penerapan platform yang paling menarik adalah program imbalan pasca-pendapatan bagi pengguna yang menyelesaikan tantangan di platform. Melalui fitur ini, pengguna bisa mendapatkan token SBLX dengan menerima tantangan yang ditetapkan oleh individu atau kelompok lain. Misalnya, pengguna dapat melacak tantangan dan menerima pembaruan hanya dengan satu klik. Mereka dapat melibatkan pengikutnya dalam pengambilan keputusan seperti tujuan liburan, warna mobil, atau pilihan makanan, dan mayoritas menentukan hasilnya. Aplikasi ini menghilangkan kekhawatiran tentang putaran pemungutan suara palsu berkat sistem pemungutan suara transparan yang didukung oleh sifat blockchain Polygon yang dapat diverifikasi. Sistem pemungutan suara yang transparan ini juga memberikan peluang penting bagi perusahaan untuk melibatkan peserta dalam pemungutan suara mereka.
Di masa depan, perusahaan dapat menantang pengguna untuk membagikan video produk yang baru mereka beli dengan imbalan SBLX, atau influencer dapat menyelesaikan tantangan yang dipersonalisasi yang dikirimkan oleh penggemar. Aplikasi SocialBlox akan memungkinkan pembuat konten menjalani kehidupan yang lebih terdesentralisasi dengan menyediakan alat dan platform untuk terhubung dan berbagi konten dengan jutaan orang.
Tip C3: Pandangan, pemikiran dan opini yang diungkapkan di sini adalah sepenuhnya milik penulis. Artikel ini tidak berisi opini atau rekomendasi investasi. Setiap investasi dan transaksi melibatkan risiko.