Teks asli bahasa Inggris: https://www.nervos.org/knowledge-base/utxo_vs_account_based
Model UTXO dan model akun adalah dua metode akuntansi paling populer di dunia blockchain. Kedua model ini pada dasarnya berbeda dalam cara transaksi diproses dan dicatat di blockchain.
Singkatnya, model UTXO berfungsi seperti transaksi tunai, sedangkan model akun berfungsi seperti rekening bank.
Cara kerja model UTXO
UTXO berfungsi seperti uang tunai, di mana setiap UTXO seperti uang kertas unik yang dapat dibelanjakan pengguna. Dalam blockchain model UTXO, setiap pengguna dapat melacak saldo mereka dengan menambahkan mata uang kripto yang mereka miliki.
Misalnya, seseorang bernama Bob pergi ke restoran cepat saji dan membeli burger seharga $10. Namun, dia hanya memiliki uang $20, yang berarti ketika dia membayar burgernya, restoran harus memberinya uang $10 sebagai kembaliannya.
Dalam blockchain berbasis UTXO, uang kertas $20 dan uang kembalian $10 akan direpresentasikan sebagai dua UTXO terpisah. Jadi, dalam kasus Bob, saldo akun mata uang kripto miliknya hanyalah jumlah dari UTXO yang dimilikinya, sama seperti dompet fisiknya hanyalah jumlah dari semua denominasi uang kertas yang ia masukkan ke dalam dompetnya.
Oleh karena itu, dalam blockchain berbasis UTXO seperti Bitcoin, tidak ada konsep identitas, yang ada hanyalah UTXO atau "token yang belum terpakai" yang dikaitkan dengan alamat dompet yang berbeda. Poin utamanya di sini adalah bahwa protokol Bitcoin tidak melacak saldo pengguna, melainkan UTXO dan alamat milik UTXO tersebut.
Cara kerja model akun
Model akun adalah metode akuntansi yang saat ini digunakan oleh lebih banyak blockchain. Model akun awalnya berasal dari blockchain Ethereum dan sekarang digunakan oleh banyak proyek blockchain lainnya untuk mencatat transaksi dan perubahan status.
Metode akuntansi model rekening mirip dengan rekening bank, dan catatan transfer diwakili oleh perubahan saldo pihak yang mentransfer dan penerima pembayaran di rekening bank. Misalnya, ketika Alice mentransfer $10 ke Bob, bank mengurangi $10 dari saldo rekening Alice dan menambahkan $10 ke saldo rekening Bob.
Hal yang sama berlaku untuk blockchain berdasarkan model akun. Perbedaannya adalah buku besar terdistribusi yang mencatat saldo pengguna dikelola oleh banyak node (node penuh). Poin kuncinya di sini adalah bahwa blockchain berbasis akun tidak melacak token, melainkan perubahan saldo di akun pengguna. Dalam model ini terdapat konsep identitas, dimana pengguna biasanya dikaitkan dengan akun atau alamat blockchain.
Perbedaan utama antara model UTXO dan model akun
Saat membandingkan kelebihan dan kekurangan model UTXO dan model akun, Anda perlu memperhatikan beberapa perbedaan di antara keduanya, yang sebenarnya mencerminkan karakteristik kedua model tersebut.
Misalnya, dalam model UTXO, dompet mata uang kripto biasanya menghasilkan alamat baru untuk setiap transaksi pengguna, sehingga menyulitkan pihak ketiga untuk melacak atau menautkan transaksi ke individu. Fitur model UTXO ini memberikan tingkat privasi yang lebih tinggi dibandingkan model akun, karena pada model akun lebih mudah untuk mengaitkan akun dengan individu melalui saldo akun yang transparan.
Selain itu, model UTXO secara alami mendukung pemrosesan transaksi paralel, yaitu memproses banyak transaksi blockchain secara bersamaan, sehingga meningkatkan efisiensi dan throughput. Hal ini sangat berbeda dengan model akun yang hanya dapat memproses transaksi secara berurutan, atau linear satu demi satu.
Pemrosesan transaksi paralel sangat berguna dalam situasi volume transaksi tinggi, karena memungkinkan jaringan mengakomodasi lebih banyak transaksi per detik untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Selain itu, membantu mempersingkat waktu konfirmasi transaksi, mempercepat waktu respons, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya.
Di sisi lain, blockchain berdasarkan model akun umumnya dianggap lebih dapat diprogram, atau lebih cocok untuk kontrak pintar, dibandingkan blockchain berdasarkan model UTXO. Hal ini karena blockchain berdasarkan model akun bersifat stateful, memungkinkan interaksi yang lebih kompleks antara akun pengguna dan kontrak pintar, dan lebih mudah bagi pengembang untuk membuat logika yang dapat diprogram dan membangun aplikasi terdesentralisasi yang kompleks. Dengan kata lain, model akun umumnya lebih mudah digunakan oleh pengembang karena transaksinya menyerupai transfer langsung antar akun atau panggilan fungsi ke kontrak pintar, lebih dekat dengan paradigma pemrograman tradisional.
ringkasan
Secara keseluruhan, perbedaan antara model UTXO dan model akun berasal dari perbedaan cara mereka mengelola transaksi dan status. Model UTXO memberikan privasi lebih besar dan dapat memproses transaksi secara paralel, dengan fokus pada pelacakan UTXO. Model akun menyederhanakan transaksi dengan menjaga keadaan akun dan saldo global, sehingga memudahkan pengembang untuk mengembangkan dan lebih cocok untuk kontrak pintar dan aplikasi kompleks.
Memahami perbedaan antara model-model ini sangat penting bagi pengembang, pengguna, dan pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang tepat ketika membangun atau berpartisipasi dalam ekosistem blockchain.
#CKB #BTC #Gugup #blockchain


