Dalam beberapa tahun terakhir, Decentralized Finance, atau DeFi, telah muncul sebagai salah satu aplikasi teknologi blockchain yang paling menjanjikan dan inovatif. DeFi 1.0 terutama difokuskan pada penciptaan bursa terdesentralisasi, platform peminjaman dan peminjaman, dan stablecoin. Namun, ruang DeFi telah berkembang pesat, dan sekarang kita melihat munculnya DeFi 2.0, yang menjanjikan untuk membawa ruang tersebut ke tingkat berikutnya.
Jadi, apa itu DeFi 2.0, dan mengapa ia dianggap sebagai tren baru dalam mata uang kripto?
DeFi 2.0 merupakan iterasi berikutnya dari keuangan terdesentralisasi yang berupaya mengatasi beberapa masalah mendasar pada DeFi 1.0. Perbedaan utama antara DeFi 1.0 dan DeFi 2.0 adalah bahwa DeFi 2.0 bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang lebih mudah digunakan dan dapat diskalakan yang dapat mengakomodasi lebih banyak pengguna, termasuk investor institusional.
Tantangan dengan DeFi 1.0
Salah satu tantangan utama DeFi 1.0 adalah tingginya biaya gas yang terkait dengan transaksi. Hal ini menyulitkan pengguna kecil untuk berpartisipasi dalam ekosistem DeFi, karena biaya yang tinggi akan membuat mereka tidak menguntungkan untuk bertransaksi di platform tersebut. DeFi 2.0 berupaya mengatasi masalah ini dengan bermigrasi ke blockchain yang lebih skalabel seperti Polkadot, Cosmos, dan Binance Smart Chain, yang memiliki biaya transaksi yang jauh lebih rendah.
Tantangan signifikan lainnya dari DeFi 1.0 adalah terbatasnya cakupan produk keuangan yang tersedia di platform-platform ini. DeFi 2.0 memperluas jangkauan produk keuangan yang tersedia bagi pengguna, termasuk asuransi, derivatif, dan aset sintetis. Perluasan jangkauan produk keuangan ini akan menarik lebih banyak investor institusional yang mencari opsi investasi yang lebih canggih.
Peningkatan DeFi 2.0
Selain peningkatan ini, DeFi 2.0 juga mengatasi beberapa masalah keamanan yang terkait dengan DeFi 1.0. DeFi 1.0 dipenuhi dengan pelanggaran keamanan dan kerentanan kontrak pintar, yang mengakibatkan kerugian jutaan dolar bagi pengguna. DeFi 2.0 memperkenalkan protokol keamanan baru yang menggabungkan mekanisme on-chain dan off-chain untuk memastikan keamanan platform.
Kemunculan DeFi 2.0 merupakan perkembangan yang menggembirakan bagi industri mata uang kripto. DeFi 2.0 menjanjikan terciptanya ekosistem DeFi yang lebih ramah pengguna dan skalabel, serta dapat mengakomodasi lebih banyak pengguna, termasuk investor institusional. DeFi 2.0 memperkenalkan produk keuangan baru, protokol keamanan, dan mekanisme likuiditas yang akan membantu mengatasi beberapa permasalahan mendasar pada DeFi 1.0.
Kesimpulan
Kesimpulannya, DeFi 2.0 adalah garda terdepan dalam keuangan terdesentralisasi. DeFi 2.0 mewakili evolusi ekosistem DeFi dan menjanjikan untuk membawa ruang ini ke tingkat selanjutnya. DeFi 2.0 mengatasi beberapa isu fundamental yang ada pada DeFi 1.0, termasuk skalabilitas, keamanan, dan memperkenalkan produk keuangan baru yang akan menarik lebih banyak investor institusional ke dalam ekosistem ini. Dengan pengembangan DeFi 2.0 yang berkelanjutan, kita dapat menantikan perkembangan yang lebih menarik di dunia DeFi di tahun-tahun mendatang.
Pengungkapan: Ini bukan nasihat perdagangan atau investasi. Selalu lakukan riset sebelum membeli mata uang kripto atau berinvestasi dalam proyek apa pun.
Sumber Gambar: kviztln/123RF // Efek Gambar oleh Colorcinch
Postingan Apa itu DeFi 2.0, dan mengapa ia dianggap tren baru dalam mata uang kripto muncul pertama kali di The VR Soldier.
