๐๐๐ Parlemen Rusia Akan Menyetujui Penggunaan โ#digitalassets โ dalam Pembayaran Internasional
Anggota parlemen Rusia kemungkinan akan meloloskan undang-undang minggu ini yang akan mengizinkan perusahaan-perusahaan di negara tersebut untuk menggunakan โaset keuangan digitalโ dalam bidang pembayaran internasional. Namun, menurut RBC, undang-undang yang diusulkan tidak mencakup #cryptocurrencies , meskipun banyak perusahaan Rusia sudah memanfaatkan token seperti Bitcoin ($BTC) untuk perdagangan dengan mitra luar negeri.
- Suara yang Diharapkan di Parlemen Rusia
Komite Duma Negara untuk Pasar Keuangan memberi lampu hijau pada amandemen baru terhadap rancangan undang-undang tersebut pada tanggal 21 Februari. Setelah melewati rintangan awal dalam pembahasan pertama di majelis rendah parlemen, rancangan undang-undang tersebut menunggu pembahasan kedua sebelum kemungkinan persetujuan Senat.
Amandemen ini bertujuan untuk mengizinkan โpemanfaatan aset digital dalam transaksi perdagangan luar negeri antara penduduk Rusia dan non-penduduk,โ serta memungkinkan pedagang untuk memasukkan aset-aset ini ke dalam kontrak dan transaksi.
Anggota parlemen Rusia kini secara khusus mengkategorikan aset digital ke dalam "aset keuangan digital" (DFA), termasuk rubel digital, stablecoin yang diatur, dan sekuritas digital. Istilah seperti "mata uang kripto" atau "mata uang kripto pribadi" biasanya merujuk pada aset seperti Bitcoin, altcoin, dan lainnya.
- Mengatasi Potensi Dampak dan Kekhawatiran
Aksakov melihat rancangan undang-undang tersebut sebagai perisai parsial terhadap sanksi Barat. Para ahli memperingatkan tentang hambatan teknologi yang menghambat penggunaan mata uang kripto secara luas dalam pembayaran internasional. Maria Telegina dari Moscow Digital School khawatir tentang implementasi praktis dan pengawasan RUU tersebut terhadap peran mata uang kripto dalam transaksi global.
Meskipun demikian, Rusia menggunakan rubel digitalnya untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Belarus dan Kazakhstan juga memajukan CBDC mereka, yang berpotensi kompatibel dengan yuan digital Tiongkok.
Sumber - cryptonews.com