Pos Pendidikan

Apa itu Support dan Resistance?

“Support dan Resistance” adalah salah satu konsep yang paling banyak digunakan dalam trading.

Anehnya, setiap orang tampaknya memiliki gagasannya sendiri tentang bagaimana Anda harus mengukur support dan resistance.

Mari kita lihat dasar-dasarnya terlebih dahulu.

Lihatlah diagram di atas. Seperti yang Anda lihat, pola zigzag ini mulai meningkat (“pasar bullish”).

Ketika harga bergerak naik dan kemudian ditarik kembali, titik tertinggi yang dicapai sebelum ditarik kembali kini menjadi resistance.

Level resistance menunjukkan di mana akan terdapat surplus penjual.

Ketika harga terus naik lagi, titik terendah yang dicapai sebelum mulai kembali sekarang menjadi support.

Level dukungan menunjukkan di mana akan ada kelebihan pembeli.

Dengan cara ini, resistensi dan dukungan terus terbentuk saat harga bergerak naik dan turun seiring waktu.

Kebalikannya berlaku selama tren menurun.

Secara paling mendasar, beginilah cara support dan resistance biasanya diperdagangkan:

Perdagangkan “Bounce”

  • Beli saat harga turun ke arah support.

  • Jual saat harga naik ke arah resistensi.

Perdagangkan “Break”

  • Beli saat harga menembus resistance.

  • Jual saat harga menembus level support.

"Bounce" dan "break"? Apa maksudnya? Jika Anda sedikit bingung, jangan khawatir karena kami akan membahas konsep-konsep ini secara lebih rinci nanti.

#Binance #multipreneurs