Poin Penting:

  • Ledakan ATM adalah bentuk kejahatan baru di Jerman.

  • Kementerian Dalam Negeri Jerman melaporkan peningkatan lebih dari 40% serangan ATM sejak tahun 2019.

  • Lima puluh delapan persen pengeluaran sehari-hari di Jerman dilakukan dengan uang tunai. Warga Jerman menarik lebih dari 6.600 euro setiap tahunnya, terutama dari ATM.

Mesin ATM Meledak di Seluruh Jerman Baca CoinChapter.com di Google Berita

WISCONSIN (CoinChapter.com) — Kementerian Dalam Negeri Jerman melaporkan peningkatan lebih dari 40% serangan ATM sejak 2019.

Peningkatan tersebut, menurut penyidik, disebabkan oleh dua hal. Yang pertama adalah Jerman, negara dengan perekonomian terbesar di Eropa, memiliki 53.000 ATM, jumlah yang sangat besar dan mencerminkan preferensi negara tersebut terhadap uang tunai dibandingkan kartu bank.

Kedua, negara ini memiliki jaringan jalan raya dan jalan raya yang luas tanpa batasan kecepatan. Hal ini mempermudah para penjahat untuk berpindah dengan cepat dari satu tempat ke tempat lain sambil melakukan kejahatan mengerikan tanpa disadari.

Karena langkah-langkah keamanan seperti perekat yang membuat blok uang tunai di dalam ATM tidak berguna, frekuensi penyerang ATM menurun di Belanda, menurut polisi Belanda. Akibatnya, perampok mesin ATM yang melintasi perbatasan dari Belanda diyakini bertanggung jawab atas 70% hingga 80% insiden di Jerman sejak tahun 2018.

Orang Jerman Cenderung Menyukai Uang Tunai

Menurut survei yang dilakukan Bundesbank, 58% pengeluaran sehari-hari di Jerman dilakukan dengan uang tunai.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa, rata-rata, masyarakat Jerman menarik lebih dari 6.600 euro setiap tahunnya, terutama dari ATM. Namun, uang tunai telah lama menjadi alat pembayaran favorit masyarakat Jerman; preferensi ini adalah bagian dari budaya yang tertanam dalam bangsa ini.

Namun, banyak warga Jerman yang menentang transisi ke masyarakat tanpa uang tunai karena mereka yakin penggunaan uang tunai memberikan privasi dan anonimitas. Selain itu, bagi banyak orang Jerman, gagasan kehilangan kendali atas operasi keuangan mereka merupakan kekhawatiran besar, sehingga masyarakat tetap menggunakan uang tunai meskipun ada bahayanya.

Selain itu, bahkan untuk pembelian dalam jumlah besar, uang tunai masih diterima secara rutin di Jerman. Kartu kredit hanya diterima secara umum di beberapa toko dan restoran. Hal ini memberikan tantangan bagi mereka yang ingin menggunakan kartu kredit untuk transaksi sehari-hari. Jerman adalah salah satu dari sedikit negara di Eropa yang masih menjadi pilihan untuk membeli mobil secara tunai.

Tanggapan Pemerintah Jerman

Pemerintah Jerman secara serius menangani masalah serangan ATM dan mengambil tindakan untuk menghentikannya. Pemasangan sensor di ATM yang dapat mendeteksi kadar gas merupakan salah satu upaya yang dipertimbangkan.

Akibatnya, akan lebih sulit bagi pencuri untuk memanfaatkan gas untuk meledakkan mesin karena sensor akan membunyikan alarm jika tingkat gas melebihi tingkat yang telah ditentukan. Selain itu, untuk memerangi meningkatnya kejahatan lintas batas, polisi Jerman bekerja sama erat dengan rekan-rekan mereka di Belanda.

Kedua negara membentuk satuan tugas gabungan untuk berbagi informasi dan intelijen mengenai serangan ATM. Pihak berwenang juga mendorong masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan di dekat ATM, yang dapat membantu mencegah serangan.

Pos Mesin ATM Meledak di Seluruh Jerman muncul pertama kali di CoinChapter.