Inti yang Perlu Diingat

  • Leased proof of stake (LPoS) adalah variasi dari proof-of-stake (PoS) yang memungkinkan pemegang token mendelegasikan saldo mereka ke node penuh tanpa melepaskan kepemilikan atau kendali atas dana mereka.

  • Node penuh menggunakan stake yang di-lease untuk meningkatkan peluang memproduksi blok berikutnya dan membagikan sebagian biaya transaksi yang diperoleh kepada para leaser.

  • Token yang di-lease dikunci di dompet pemegang selama periode lease dan dapat ditarik kapan saja, sehingga pemegang tetap memiliki kendali penuh.

  • LPoS menurunkan hambatan untuk memperoleh imbalan staking bagi pengguna yang tidak memiliki pengaturan teknis atau saldo token untuk menjalankan node penuh sendiri.

Binance Academy courses banner

Pendahuluan

Leased proof of stake adalah algoritma konsensus yang memperluas model proof-of-stake standar dengan mekanisme leasing. Alih-alih mewajibkan setiap pemegang token menjalankan node mereka sendiri, LPoS memungkinkan pemegang mendelegasikan saldo token mereka kepada operator node penuh. Node menggunakan gabungan stake ini untuk meningkatkan peluang dipilih sebagai validator blok berikutnya. Sebagai imbalannya, operator node biasanya membagikan sebagian dari biaya transaksi yang dihasilkan kepada para leaser.

LPoS dirancang agar partisipasi dalam pengamanan jaringan menjadi lebih mudah. Menjalankan node penuh membutuhkan uptime yang konstan, pengetahuan teknis, dan saldo token yang besar. LPoS menghilangkan hambatan tersebut dengan memisahkan kepemilikan token dari pengoperasian node.

Cara Kerja Leased Proof of Stake

Leasing token

Dalam jaringan LPoS, pemegang token dapat memilih untuk meng-lease saldo mereka ke sebuah node penuh. Ini melibatkan penguncian token di dompet pemegangnya sendiri, bukan memindahkannya. Karena token tetap berada di bawah kendali leaser, staking melalui leasing tidak membuat pengguna terpapar risiko pihak lawan dari operator node.

Token yang di-lease meningkatkan bobot total stake node. Pada sistem proof-of-stake, bobot stake yang lebih tinggi umumnya berarti probabilitas yang lebih besar untuk dipilih memproduksi blok berikutnya. Ketika node memperoleh biaya transaksi dari blok yang diproduksinya, ia membagikan sebagian kepada dompet yang meng-lease token ke node tersebut.

Para leaser dapat membatalkan lease kapan saja dan mengklaim penggunaan penuh token mereka kembali. Fleksibilitas ini berbeda dari beberapa model staking lain yang melibatkan periode penguncian tetap.

Node penuh dan keamanan jaringan

Node penuh dalam jaringan LPoS memikul tanggung jawab untuk memvalidasi transaksi dan memproduksi blok. Node dengan stake yang di-lease lebih banyak memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap jaringan, sehingga menjadi insentif bagi operator node untuk menjaga performa yang baik dan membagikan imbalan secara adil guna menarik para leaser.

LPoS juga dapat meningkatkan keamanan dengan membuat penyerang lebih sulit mengumpulkan stake yang diperlukan untuk serangan 51%. Ketika token tersebar luas di banyak leaser, mengonsolidasikan cukup stake untuk menyerang jaringan menjadi lebih mahal.

LPoS vs. DPoS

LPoS kadang dibandingkan dengan delegated proof of stake (DPoS), tetapi keduanya memiliki struktur yang berbeda. Pada DPoS, pemegang token memilih sejumlah delegat tetap yang memproduksi blok atas nama mereka. Daftar delegat ditentukan oleh suara, dan delegat memegang otoritas jaringan yang signifikan.

Dalam LPoS, tidak ada kumpulan delegat tetap. Setiap node penuh dapat menerima stake yang di-lease, dan leaser tetap mempertahankan kepemilikan penuh atas token mereka sepanjang waktu. LPoS cenderung menghasilkan kumpulan validator yang lebih terbuka, sedangkan DPoS dapat mengonsentrasikan kekuatan pada sejumlah delegat terpilih yang lebih kecil.

Keunggulan dan Keterbatasan LPoS

LPoS menurunkan hambatan partisipasi bagi pemegang token yang ingin berkontribusi pada keamanan jaringan dan berpotensi memperoleh imbalan. Pengguna tidak perlu mempertahankan infrastruktur server atau tetap online secara terus-menerus. Struktur leasing juga menjaga kepemilikan token (token custody), yang merupakan perbedaan penting dibandingkan model yang mengharuskan pemindahan token ke smart contract atau pihak ketiga.

Dari sisi keterbatasan, imbalan LPoS bergantung pada kinerja operator node dan skema pembagian imbalan yang mereka tawarkan. Jika sebuah node mati atau mengenakan biaya tinggi, para leaser mungkin memperoleh imbalan lebih kecil dari yang diharapkan. Pengguna sebaiknya meneliti operator node dengan saksama sebelum melakukan leasing. Selain itu, token yang di-lease dikunci dan tidak dapat digunakan untuk transfer selama lease aktif, meskipun biasanya bisa ditarik kembali dengan penundaan singkat.

FAQ

Apa itu leased proof of stake?

Leased proof of stake adalah mekanisme konsensus yang memungkinkan pemegang token mendelegasikan saldonya ke sebuah node penuh untuk tujuan validasi blok. Token tetap berada di dompet pemegang, dan node menggunakan stake yang di-lease untuk meningkatkan peluang memperoleh imbalan blok, yang kemudian dibagikannya kepada para leaser.

Apakah leased proof of stake aman?

Dalam LPoS, token tetap berada di dompet leaser dan tidak dipindahkan ke operator node, sehingga membatasi risiko kustodian. Namun, pengguna perlu menyadari bahwa token yang di-lease dikunci dan tidak dapat ditransfer selama lease aktif. Seperti halnya mekanisme blockchain apa pun, ada juga risiko pada level jaringan yang perlu dipertimbangkan.

Bagaimana LPoS berbeda dari proof of stake biasa?

Pada proof of stake standar, setiap pemegang token memvalidasi blok sesuai proporsi stake mereka sendiri. LPoS menambahkan lapisan leasing yang memungkinkan pemegang menggabungkan stake mereka di belakang satu node penuh tanpa harus menjalankan node sendiri. Ini membuat partisipasi lebih mudah bagi pengguna dengan saldo lebih kecil atau sumber daya teknis yang terbatas.

Blockchain mana yang pertama kali menggunakan leased proof of stake (LPoS)?

Waves adalah blockchain besar pertama yang menerapkan LPoS, meluncurkan fitur leasing pada Mei 2017. Jaringan Waves menggabungkan LPoS dengan protokol Waves-NG untuk mencapai throughput transaksi yang lebih tinggi dibandingkan blockchain proof-of-stake tradisional.

Bisakah saya membatalkan lease kapan saja?

Dalam sebagian besar implementasi LPoS, pihak yang melakukan leasing (leaser) dapat membatalkan lease kapan saja dan mengembalikan penggunaan penuh token mereka. Proses pembatalan yang tepat dan masa tunggu (jika ada) bergantung pada implementasi jaringan tertentu. Pengguna sebaiknya memeriksa ketentuan dari node atau jaringan yang dipilih sebelum melakukan leasing.

Pemikiran Penutup

Leased proof of stake menawarkan titik tengah yang mudah dijangkau antara kepemilikan token pasif dan pengoperasian node secara aktif. Dengan memungkinkan siapa pun mendelegasikan stake ke node penuh sambil tetap mempertahankan kendali, LPoS memperluas partisipasi dalam pengamanan jaringan tanpa memerlukan keahlian teknis.

Bacaan Lanjutan

  • Proof of Work vs. Proof of Stake

  • Delegated Proof of Stake Dijelaskan

  • Apa Itu Layer 1 dalam Blockchain?

  • Apa Itu Node?

  • Apa Itu Liquid Staking?


Pernyataan Penyangkalan: Konten ini disajikan kepada Anda “apa adanya” untuk informasi umum dan tujuan edukasi saja, tanpa representasi atau jaminan dalam bentuk apa pun. Konten ini tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat keuangan, hukum, atau nasihat profesional lainnya, dan juga tidak dimaksudkan untuk merekomendasikan pembelian produk atau layanan tertentu. Anda harus mencari nasihat Anda sendiri dari penasihat profesional yang sesuai. Jika konten dikontribusikan oleh pihak ketiga, harap dicatat bahwa pandangan yang diungkapkan adalah milik kontributor pihak ketiga tersebut, dan tidak selalu mencerminkan pandangan Binance Academy. Harga aset digital dapat berfluktuasi. Nilai investasi Anda dapat naik atau turun, dan Anda mungkin tidak mendapatkan kembali jumlah yang telah diinvestasikan. Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan investasi Anda, dan Binance Academy tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang mungkin Anda alami. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Ketentuan Penggunaan, Peringatan Risiko, dan Ketentuan Binance Academy.