Mega Collector FranklinIsBored menyebabkan kehebohan di pasar NFT ketika dia tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya dari Web3 dan menjual sejumlah besar NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) miliknya. Dalam sebuah tweet, Franklin mengungkapkan bahwa dia adalah korban permadani dan ditipu atas hampir 2,000 investasi ETH miliknya dalam skema Ponzi. Pengumuman tersebut memicu penjualan setidaknya 27 BAYC NFT, menguangkan ETH senilai $2.8 juta.

Runtuhnya harga dasar BAYC NFT baru-baru ini dan keluarnya FranklinIsBored secara tiba-tiba

BAYC adalah kumpulan 10,000 NFT unik, masing-masing menggambarkan karakter kera yang membosankan dengan ciri dan aksesori berbeda. Ini telah menjadi aset panas di pasar NFT, dengan beberapa NFT menghasilkan jutaan dolar.

Meskipun demikian, jatuhnya harga dasar koleksi baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemegang dan investor BAYC. Data Cryptowatch menunjukkan harga dasar koleksi BAYC anjlok ke level terendah dalam lima bulan, turun menjadi 54.37 ETH.

Berita tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi, terutama mengingat kebiasaan perdagangan dan manipulasi pasar Franklin di masa lalu. Pengguna Twitter @web3bandit terus mendiskusikan apa yang mungkin terjadi di thread Twitter yang agak mendetail.

Naik turunnya BAYC Mega Collector FranklinIsBored di pasar NFT

Bagi mereka yang belum mengenal Franklin, dia adalah paus BAYC. Ia terkenal memamerkan tas besarnya di media sosial. Namun, dia juga terkenal karena membuat kesalahan trading yang merugikan karena "jarinya yang tebal". Salah satu insiden tersebut membuatnya kehilangan 100 ETH dalam upaya trolling yang mahal.

Untuk menutup kerugiannya, Franklin melakukan manipulasi pasar, yang dia akui secara terbuka dalam permintaan maafnya baru-baru ini. Dia telah membangun reputasi sebagai "pembuat pasar" di ruang perdagangan NFT, sebagaimana dibuktikan oleh thread Twitter besar oleh @k2_nft yang menunjukkan dia dan @machibigbrother menggunakan tawaran Blur untuk memanipulasi harga dasar beberapa koleksi tanpa malu-malu.

Selain itu, Franklin baru-baru ini menyuntikkan sejumlah besar ETH ke Dice2Win yang sudah tidak berfungsi, yang menimbulkan banyak pertanyaan. Mengapa dia menggelontorkan sekitar $3 juta ke tempat yang kurang dikenal, dan mengapa dia tidak pernah menyebutkannya secara terbuka, bahkan setelah situs tersebut ditutup?

Franklin mengklaim telah kehilangan sekitar 2,000 ETH karena satu aktor jahat, dan dia diduga menginvestasikan hampir $4 juta karena dia melihat orang lain berinvestasi dalam usaha tersebut. Namun, mengingat kebiasaan tradingnya yang buruk, akan aneh jika menginvestasikan uang dalam jumlah besar tanpa uji tuntas.

Etika di Pasar NFT: Perlunya Uji Tuntas dan Pendidikan Populer

Dunia perdagangan NFT memuja praktik buruk seperti perjudian, manipulasi pasar, dan pemujaan kepribadian. Oleh karena itu, hal-hal tersebut perlu dikaji ulang. Saat para pemimpin industri berkumpul di NFT NYC 2023 untuk membahas cara meningkatkan ruang NFT, pembicaraan harus beralih ke etika. Penekanan yang lebih besar diperlukan pada uji tuntas dan investasi dalam pendidikan massal.

Namun, pengguna Twitter ZachXBT mengatakan keseluruhan thread tersebut lebih merupakan spekulasi daripada apa yang terjadi. Kita juga harus melihat apakah ada cerita lebih lanjut atau apakah ini memang benar. Namun, insiden tersebut berfungsi sebagai peringatan bagi mereka yang berada di ruang BAYC NFT dan pasar NFT yang lebih luas untuk mewaspadai manipulasi pasar, perjudian, dan praktik beracun lainnya.

Pelajaran dari pensiunnya kolektor super FranklinIsBored di pasar NFT

Pensiunnya kolektor super FranklinIsBored dan penjualan BAYC NFT miliknya mengguncang pasar NFT. Beberapa orang mempertanyakan kebiasaan perdagangan masa lalu dan manipulasi pasar. Penarikan permadani baru-baru ini dan investasi di lokasi yang sederhana juga telah menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut.

Dunia perdagangan NFT harus dievaluasi ulang karena mendorong perilaku beracun dan pergeseran ke arah etika. Yang lebih menekankan pada uji tuntas dan investasi pada pendidikan populer.