NFT diakui sebagai salah satu kelas aset dengan pertumbuhan tercepat. Dengan beberapa NFT yang dijual seharga Jutaan Dolar, semakin banyak pengguna yang meluncurkan koleksi NFT mereka, termasuk politisi, selebriti, olahragawan, dll.

Di dunia di mana token Fungible dan Non-Fungible semakin populer, Token Semi-Fungible, atau SFT, adalah pendatang terbaru, yang telah membuka dunia baru terhadap berbagai kemungkinan. Namun, SFT dan NFT memiliki perbedaan dan persamaan.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita pahami NFT dan SFT secara mendetail.

Apa itu NFT?

Token Non-Fungible mengacu pada aset digital yang disimpan di blockchain yang unik dan tidak dapat dipertukarkan. Oleh karena itu, aset apa pun, seperti lukisan, sastra, tanah virtual, dll., yang berbentuk digital dan telah dicatat dalam buku besar digital dapat dicetak sebagai NFT, menjadi koleksi digital Anda.

Apa itu SFT?

Token Semi Fungible adalah token hibrida baru yang menampilkan properti token yang dapat dipertukarkan dan tidak dapat dipertukarkan. Token ini pada awalnya dapat dipertukarkan, sama seperti Token Fungible. Artinya, Anda dapat menukarkan token tersebut dengan token lain yang memiliki nilai nominal serupa.

Namun, ketika dipertukarkan, token ini menjadi tidak dapat dipertukarkan dengan nilai nominal tetap tanpa kemungkinan untuk kembali ke bentuk aslinya. Misalnya, Anda memiliki uang internal dalam game pertarungan. Uang game ini dapat digunakan untuk membeli item di dalam game. Namun, setelah Anda membeli barang-barang ini, uang permainan menjadi barang yang disebut NFT. Oleh karena itu, penting untuk diingat bahwa Anda tidak dapat menukarkan item ini dengan uang game, item lain, atau uang sungguhan.

Perbedaan antara Token Semi-Fungible dan Non-Fungible

Token Semi-Fungible adalah campuran dari NFT dan FT. Oleh karena itu, SFT juga memiliki properti NFT setelah pertukaran dilakukan pada SFT yang dicairkan pada properti FT-nya. Namun, ada beberapa perbedaan besar antara keduanya, yang dibahas di bawah ini:

  • Dapat dipertukarkan

Perbedaan utama antara FT dan NFT adalah SFT pada awalnya dapat dipertukarkan, sedangkan NFT tidak bisa. Misalnya saja Bored Ape Collection yang merupakan koleksi NFT yang unik. Oleh karena itu, penukaran Koleksi NFT Bored Ape tidak dapat dilakukan dengan NFT lain, karena semua NFT ini unik.

Namun, dalam kasus SFT, seperti uang dalam game, Anda dapat menukarkan token game dengan sesuatu yang bernilai serupa. Namun begitu pertukaran dilakukan, barang yang diperoleh menjadi NFT tanpa ada ruang lebih lanjut untuk dapat dipertukarkan.

  • Cakupan

Dari real estate hingga lukisan, cakupan NFT menjadi tidak terbatas. Selain itu, banyak kasus penggunaan real-time telah ditemukan untuk NFT secara real-time sehingga membuatnya sangat diperlukan.

SFT adalah konsep yang relatif baru dan masih perlu menemukan lebih banyak kasus penggunaan. Dengan cakupan terbatas, sebagian besar penggunaan SFT terbatas pada game DeFi sebagai uang dalam game. Namun, jika Anda mempercayai pakar kripto dan keuangan, SFT akan memiliki utilitas tinggi di masa mendatang karena semakin banyak pengembang yang meneliti SFT.

Kesimpulan

Ya, SFT relatif baru di industri ini dan belum menemukan kegunaannya, sementara NFT sudah menjadi sangat diperlukan. Seperti disebutkan di atas, ada persamaan dan perbedaan antara NFT dan SFT. Namun, masih terlalu dini untuk memberikan arti pasti pada SFT karena sifat SFT dapat berubah di masa mendatang dengan adanya penelitian lebih lanjut.

Untuk konten lainnya seputar kripto, blockchain, dan web3, kunjungi: https://voiceofcrypto.online/