Dalam wawancara baru-baru ini di Twitter Spaces, CEO Tesla dan SpaceX serta pemilik Twitter Elon Musk mengungkit anjing ras Shiba Inu miliknya, Floki, dengan bercanda menyatakan bahwa anjing tersebut telah mengambil alih Twitter. Dikenal karena pengaruhnya terhadap pasar mata uang kripto, khususnya token meme, komentar Musk biasanya berdampak signifikan pada harga koin terkait. Namun kali ini, reaksi dari mata uang kripto Floki Inu (FLOKI) secara mengejutkan tidak terdengar.
Floki Inu adalah mata uang kripto berbasis meme yang sering menanggapi tweet dan komentar Musk di masa lalu, sehingga mengalami pergerakan harga yang signifikan sebagai hasilnya. Namun, dalam kasus ini, FLOKI melihat pemulihan ringan sebesar 0,5% setelah pernyataan Musk, membentuk pola pembalikan kandil di bagian bawah tren turun lokalnya. Respons yang tidak bersemangat ini menunjukkan bahwa pasar mungkin tidak lagi terpengaruh oleh tweet Musk seperti dulu, setidaknya mengenai token Floki Inu.
Selama wawancara Twitter Spaces, Musk juga menambahkan, "Dia memiliki suara turtleneck hitam & serak – apa lagi yang Anda butuhkan!?" mengacu pada anjingnya Floki. Terlepas dari komentarnya yang ringan, respons pasar mata uang kripto terhadap penyebutan Floki oleh Musk patut diperhatikan.
Dia memiliki turtleneck hitam & suara serak – apa lagi yang Anda butuhkan!?
– Elon Musk (@elonmusk)
Kurangnya momentum harga FLOKI setelah komentar Musk mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi pasar atau pergeseran sentimen di kalangan investor. Selain itu, semakin matangnya pasar mata uang kripto mungkin berkontribusi terhadap berkurangnya pengaruh individu terkenal seperti Musk terhadap harga token berbasis meme.
Wawancara Twitter Spaces baru-baru ini yang menampilkan Elon Musk dan penyebutan anjingnya Floki tidak menghasilkan aksi harga yang signifikan untuk cryptocurrency Floki Inu. Respons yang tidak terdengar ini mungkin mengindikasikan adanya perubahan sensitivitas pasar terhadap komentar Musk mengenai token berbasis meme, atau bisa jadi merupakan cerminan dari kondisi pasar yang lebih luas dan sentimen investor.


