Edisi Guardian menerbitkan artikel yang mempelajari sejarah para pengusaha muda dari daftar Forbes "30 di bawah 30" — banyak dari mereka terancam penjara. Pengusaha Kris Bakke melaporkan bahwa secara keseluruhan para startup tersebut telah menarik $5,3 miliar untuk proyek-proyek mereka, sementara tindakan penipuan mereka diperkirakan mencapai $18,5 miliar dan lebih. Misalnya, pendiri startup Frank, Charlie Javice, dari daftar Forbes 2019 dituduh sengaja melebih-lebihkan jumlah pelanggan untuk menjual startup kepada JPMorgan Chase. Pada tahun 2021, JPMorgan Chase mengakuisisi Frank seharga $175 juta, dan Charlie Javice menjadi mitra pengelola bank tersebut. Minggu ini, Kementerian Kehakiman mengajukan tuduhan terhadap Javice, yang merekrut seorang ahli untuk memalsukan basis data pelanggan perusahaan. Dia terancam 30 tahun penjara. Dari daftar Forbes, para pengusaha kripto Sam Bankman-Fried dan Caroline Ellison dari FTX/Alameda Research juga dihadapkan ke pengadilan — mereka terancam hukuman 100 tahun. Dalam daftar tersebut juga terdapat Martin Pharma Bro Shkreli, Elizabeth Holmes dari Theranos, dan Trevor Milton dari Nikola.

