Alat Web3 ini memberikan perlindungan komprehensif terhadap kontrak pintar berbahaya, situs web phishing, dan ancaman keamanan lainnya.

Web3 berarti memindahkan data dari server yang dikendalikan oleh entitas terpusat ke infrastruktur terdesentralisasi berbasis komunitas. Setiap transisi besar merupakan proses bertahap yang menghadapi banyak tantangan dan dapat dieksploitasi oleh pelaku kejahatan. Hal yang sama berlaku untuk Web3, yang telah dilanda serangan rekayasa sosial dan lubang keamanan dalam perjalanannya menuju infrastruktur global yang kohesif.

Menurut Laporan Kejahatan Kripto terbaru Chainalysis, tahun 2022 adalah tahun rekor bagi peretas kripto dan Web3, dengan $3,8 miliar dicuri dari berbagai proyek kripto — terutama protokol keuangan terdesentralisasi seperti Bridges. Meskipun pendapatan penipuan turun 46% dibandingkan tahun 2021, hal ini tetap menjadi kekhawatiran.

Web3 memerlukan alat keamanan untuk mempercepat adopsi sekaligus melindungi pengguna dari peretas dan penipu. Untungnya, industri ini telah memiliki beberapa alat keamanan canggih untuk membuat perjalanan Web3 menjadi lebih aman. Contoh yang bagus adalah Web3 Antivirus, ekstensi browser yang melindungi pengguna dari kontrak pintar berbahaya dan situs phishing sekaligus menjauhkan penipu.

Alat ini mengaudit kontrak pintar di balik semua transaksi untuk mendeteksi logika berbahaya, kerentanan, dan membahayakan akses ke dana pengguna. Ini juga menganalisis koin dan mensimulasikan perdagangan untuk memastikan hasil bebas risiko.

Pembaruan terbaru menambahkan fitur baru

Karena peningkatan berkelanjutan, tingkat perlindungan Antivirus Web3 terus meningkat. Pada akhir Maret 2023, tim menambahkan beberapa fitur baru untuk meningkatkan keamanan. Beberapa dari mereka adalah:

  • Dukungan Edge – Selain Opera dan Firefox, Web3 Antivirus kini dapat diinstal di browser Edge.

  • Deteksi honeypot dan slippage – Penipuan dan slippage Honeypot terus menjadi masalah signifikan di ruang Web3. Web3 Antivirus menandai pembatasan transfer NFT dan ERC20 untuk membantu pengguna menghindari honeypot dan membiarkan mereka memutuskan sendiri apakah akan melanjutkan.

  • Penipuan Honeypot adalah skema rekayasa sosial yang memikat pedagang untuk membeli token yang nantinya tidak dapat mereka jual kembali.

  • Kontrol akses ke NFT bernilai tinggi – Web3 Antivirus menampilkan rincian harga untuk koleksi token yang tidak dapat dipertukarkan, memberikan wawasan tentang risiko yang terkait dengan persetujuan transaksi.

  • Mengurangi risiko perdagangan pencucian – Web3 Antivirus mengungkapkan tingkat risiko transaksi mencurigakan dalam kontrak pintar dalam bentuk persentase, membantu pengguna mengukur tingkat risiko transaksi NFT.

  • Peringatan Permintaan Tanda Tangan – Untuk melindungi dari permintaan tanda tangan yang mencurigakan, Web3 Antivirus memperingatkan pengguna ketika ada pesan yang meminta tanda tangan mereka, sehingga mereka dapat segera memblokirnya.

  • Memprediksi Cooldown Transaksi – Antivirus Web3 mendeteksi potensi cooldown dalam kontrak pintar, membantu pengguna menghindari jeda transaksi karena batasan transaksi selama periode tertentu.

  • Mencegah penangguhan kontrak – Alat ini memindai kontrak untuk mengetahui metode penangguhan, memperingatkan pengguna tentang potensi risiko dalam mengeksekusi perdagangan.

  • Memblokir Hambatan Persetujuan Transaksi – Web3 Antivirus mengidentifikasi skema pemblokiran persetujuan transaksi dalam kontrak, memungkinkan pengguna menghindari masalah likuiditas token.

  • Lindungi Transfer Token – Alat ini memperingatkan pengguna tentang metode kontrak yang memungkinkan penerbit mentransfer token ERC-20 mereka tanpa pemberitahuan, sehingga melindungi aset mereka.

  • Hindari Pembakaran Token yang Tidak Disengaja – Web3 Antivirus mendeteksi metode pembakaran token yang berbahaya, melindungi pengguna dari manipulasi harga dan perubahan saldo yang tidak diinginkan.

  • Peringatan Pemblokir Transaksi – Ketika saldo pengguna melebihi jumlah tertentu, Web3 Antivirus memberi tahu pengguna tentang kontrak yang tidak mengizinkan transfer token, membantu mereka menghindari aset tidak likuid.

  • Peralihan ke Web3 membawa banyak tantangan keamanan, sehingga penting bagi pengguna untuk mengadopsi alat keamanan yang kuat. Web3 Antivirus adalah contoh yang bagus untuk hal ini, karena memberikan pertahanan komprehensif terhadap berbagai ancaman. Melalui peningkatan berkelanjutan, ekstensi ini kini mengatasi masalah seperti penipuan honeypot, kerentanan kontrak, dan masalah transfer token. Terlebih lagi, Web3 Antivirus akan segera menerima pemutakhiran v.0.6, menghadirkan fitur-fitur baru dan pembaruan keamanan yang menarik.

    Saat para penggemar mata uang kripto menavigasi dunia blockchain yang berkembang pesat, alat keamanan Web3 memainkan peran penting dalam menumbuhkan kepercayaan pengguna dan mendorong adopsi solusi terdesentralisasi secara luas.

Tip C3: Pandangan, pemikiran dan opini yang diungkapkan di sini adalah sepenuhnya milik penulis. Artikel ini tidak berisi opini atau rekomendasi investasi. Setiap investasi dan transaksi mengandung risiko.