Poin Utama:

  • Departemen Keuangan Amerika Serikat menghadapi tantangan hukum untuk membatalkan keputusan terhadap Tornado Cash.

  • Penggugat berpendapat bahwa OFAC melampaui kewenangannya berdasarkan IEEPA dan melanggar klausul Kebebasan Berbicara.

  • Larangan kode sumber terbuka dipandang sebagai pelanggaran Amandemen Pertama.

Gugatan hukum terhadap Departemen Keuangan Amerika Serikat atas keputusannya memberikan sanksi kepada Tornado Cash telah menarik perhatian karena dampak potensialnya terhadap hak privasi internet bagi warga negara AS.

Enam orang yang didukung oleh bursa mata uang kripto Coinbase mengajukan mosi untuk putusan ringkasan parsial pada tanggal 5 April di Pengadilan Distrik Texas. Para penggugat berpendapat bahwa Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS (OFAC) telah melampaui kewenangan hukumnya berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) dan melanggar klausul Kebebasan Berbicara berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi AS.

Klaim pertama penggugat berfokus pada fakta bahwa OFAC melanggar bagian dari IEEPA yang memungkinkan Departemen Keuangan mengambil tindakan terhadap properti yang menjadi milik negara asing atau warga negara asing. Penggugat berpendapat bahwa ketentuan ini tidak berlaku untuk perangkat lunak sumber terbuka, seperti sekitar 20 kontrak pintar yang menyediakan fungsionalitas bagi Tornado Cash, karena kontrak tersebut tidak dapat dimiliki. Mereka menyoroti bahwa kontrak pintar yang tidak dapat diubah tidak dapat dimiliki, dan oleh karena itu, kontrak tersebut bukan properti.

Argumen kedua penggugat adalah bahwa larangan OFAC terhadap kode sumber terbuka melanggar Klausul Kebebasan Berbicara dari Amandemen Pertama berdasarkan Konstitusi AS. Mereka berpendapat bahwa larangan total sangat tidak proporsional dengan pencucian uang yang hanya mencakup 0,05% dari transaksi kripto pada tahun 2021. Penggugat mencatat bahwa OFAC memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan terhadap "pencuri kripto" seperti Lazarus Group dari Korea Utara, tetapi larangan total terhadap Tornado Cash tidak masuk akal. Mereka menekankan bahwa melarang semua penggunaan Tornado Cash sama saja dengan melarang mesin cetak karena sebagian kecil pengguna mungkin menerbitkan instruksi tentang cara membuat senjata nuklir.

Motivasi penggugat di balik mosi tersebut adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk memulihkan hak privasi internet bagi warga negara AS. Kasus tersebut telah mendapat perhatian besar karena berpotensi menjadi preseden bagi hak privasi internet dan kewenangan OFAC. Alexey Pertsev, pencipta Tornado Cash, juga menghadapi pertarungan hukumnya sendiri di Belanda atas serangkaian tuduhan pencucian uang.

Gugatan hukum terhadap Departemen Keuangan Amerika Serikat telah menarik perhatian karena dampak potensialnya terhadap hak privasi internet bagi warga negara AS. Para penggugat berpendapat bahwa OFAC telah melampaui kewenangan hukumnya berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional dan melanggar klausul Kebebasan Berbicara berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi AS. Argumen mereka berfokus pada fakta bahwa perangkat lunak sumber terbuka tidak dapat dianggap sebagai properti dan bahwa larangan total terhadap Tornado Cash tidaklah masuk akal. Kasus ini berpotensi menjadi preseden bagi hak privasi internet dan kewenangan OFAC.

SANGGAHAN: Informasi di situs web ini disediakan sebagai komentar pasar umum dan bukan merupakan saran investasi. Kami menganjurkan Anda untuk melakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

Bergabunglah dengan kami untuk mengikuti berita terbaru: https://linktr.ee/coincu

Annie

Berita Coincu