Pengungkapan: Artikel ini merupakan bagian dari kemitraan dengan Program Kreator Konten BiyaPay. Semua opini adalah pendapat saya sendiri dan ini bukan saran keuangan.
Di kalangan kripto di Indonesia, memindahkan USDT antarplatform terasa seperti hal biasa. Salin, tempel, konfirmasi, selesai. Namun, beberapa kesalahan paling mahal dalam dunia kripto tidak ada hubungannya dengan perubahan harga. Kesalahan itu terjadi karena deposit dikirim melalui jaringan yang salah atau karena tag memo tidak disertakan.
Artikel ini bukan kisah tentang transfer yang saya lakukan. Ini adalah rangkuman saya atas artikel-artikel Pusat Bantuan BiyaPay tentang deposit kripto, yang saya susun menjadi daftar periksa yang ingin saya lihat sebelum mengirim apa pun.
Aturan yang selalu diulangi BiyaPay
Panduan BiyaPay tentang setoran on-chain menjelaskan alur di aplikasi seperti berikut:
Buka halaman beranda dan ketuk Setor, lalu Setoran On-chain (Mata Uang Kripto), kemudian pilih mata uang seperti USDT.
Pilih jaringan setoran, misalnya USDT-TRC20, lalu dapatkan alamat setoran.
Tempel alamat tersebut di platform atau dompet lain, lalu selesaikan penarikan di sana.
Gunakan ikon catatan setoran di sudut kanan atas halaman alamat untuk melihat detail pesanan.
Di Web, alurnya dimulai dari Aset Saya, lalu Dana, kemudian Setor, dengan langkah pemilihan jaringan yang sama.
Catatan yang menyertai langkah 2 adalah bagian yang menurut saya perlu dibaca dua kali. Jaringan penarikan di bursa atau dompet lain harus sama dengan jaringan setoran BiyaPay, misalnya keduanya USDT-TRC20. Pusat Bantuan dengan jelas menyatakan bahwa jika tidak, koin akan hilang.
Menurut saya, kalimat itu lebih penting daripada perbandingan kecepatan atau biaya apa pun. Token dengan nama yang sama, USDT, tersedia di beberapa blockchain, jadi informasi “USDT” saja tidak cukup.
Tag memo adalah jebakan kedua
Panduan yang sama juga menyebutkan bahwa beberapa mata uang memerlukan tag, dengan XRP dan EOS sebagai contohnya. Tag, atau MEMO, ditampilkan di atas alamat setoran dan biasanya berupa deretan angka. Untuk mata uang tersebut, alamat dan tag harus diisi; jika tidak, koin akan hilang.
Orang yang terbiasa menggunakan USDT mungkin belum pernah memerlukan memo, sehingga mudah melewatkan kolom tersebut saat pertama kali mengirim koin lain.

Perbedaan antarjaringan
Artikel BiyaPay tentang waktu setoran menjelaskan bahwa USDT beroperasi di beberapa blockchain dan memberikan karakteristik umum masing-masing:
Ethereum (ERC-20): biasanya membutuhkan waktu 15 detik hingga beberapa menit untuk dikonfirmasi, bergantung pada kepadatan jaringan dan biaya gas yang dibayarkan
Bitcoin (Omni Layer): sekitar 10 menit per blok, dan beberapa konfirmasi dapat memerlukan waktu lebih lama
Tron (TRC-20): waktu blok sekitar 3 detik, biasanya dikonfirmasi dalam beberapa menit
Solana (SPL): biasanya dikonfirmasi dalam hitungan detik
Artikel tersebut juga mencantumkan faktor lain: persyaratan konfirmasi BiyaPay sendiri (ditampilkan di halaman pemilihan jaringan), kepadatan jaringan, biaya transaksi, serta waktu pemrosesan internal di bursa dan dompet. Saya memahami ini sebagai gambaran umum blockchain, bukan jaminan seberapa cepat setoran tertentu akan masuk.
Setoran minimum berbeda menurut jaringan
Menurut FAQ BiyaPay tentang setoran minimum, jumlahnya berbeda-beda berdasarkan mata uang dan protokol. Contoh yang diberikan:
USDT di TRC20: minimum 1
USDT di ERC20: minimum 10
FAQ tersebut mencatat bahwa jumlah ini dapat berubah dan jumlah yang ditampilkan di aplikasi adalah yang berlaku. Untuk transfer percobaan dalam jumlah kecil, menurut saya detail ini mudah terlewat. Mengirim kurang dari batas minimum untuk jaringan yang dipilih adalah hal yang sebaiknya diperiksa di aplikasi sebelum mengirim, bukan sesudahnya.
Biaya: biaya siapa?
Pusat Bantuan BiyaPay menyatakan bahwa BiyaPay tidak mengenakan biaya untuk menyetor mata uang kripto ke BiyaPay. Catatan pribadi saya: itu berlaku untuk sisi penerima. Platform atau dompet yang Anda gunakan untuk mengirim mungkin tetap mengenakan biaya penarikan sendiri, dan blockchain juga memiliki biaya jaringan. Jadi, “setoran gratis” dan “transfer gratis” bukanlah hal yang sama.

Jika setoran tidak masuk
BiyaPay memiliki artikel khusus tentang hal ini, dan saran pertamanya adalah jangan panik. Urutan yang disarankan kira-kira seperti ini:
Periksa status transaksi di penjelajah blockchain menggunakan hash transaksi, atau di catatan penarikan platform pengirim.
Pastikan alamatnya benar, idealnya dengan menyalin dan menempelkannya, lalu periksa setiap karakternya.
Beri waktu untuk konfirmasi jaringan, yang bisa lebih lama saat jaringan padat.
Jika transaksi berstatus terkonfirmasi di blockchain tetapi saldo belum diperbarui, hubungi dukungan BiyaPay.
Untuk permintaan bantuan tersebut, artikel itu mencantumkan informasi yang berguna: hash transaksi, email terdaftar, nama mata uang, jenis protokol setoran, alamat setoran, waktu transaksi, serta tangkapan layar atau bukti apa pun. Saya senang daftar ini tersedia karena menyiapkan semuanya sebelum menghubungi dukungan dapat mengurangi banyak komunikasi bolak-balik.
Daftar periksa saya sebelum melakukan setoran USDT
Pilih jaringan di BiyaPay terlebih dahulu, lalu pilih jaringan yang sama persis di sisi pengirim.
Periksa apakah koin tersebut memerlukan tag memo. Jika ya, isi alamat dan tag.
Periksa setoran minimum untuk jaringan tersebut di halaman pemilihan jaringan.
Periksa persyaratan konfirmasi yang ditampilkan di aplikasi, dan jangan membuat rencana dengan mengandalkan waktu tercepat.
Periksa biaya penarikan platform pengirim secara terpisah.
Salin dan tempel alamatnya, lalu verifikasi karakter pertama dan terakhir.
Simpan hash transaksi sampai saldo muncul.
Kesimpulan
Memilih jaringan mungkin terdengar seperti detail teknis, tetapi dokumentasi BiyaPay sendiri menganggapnya sebagai penentu apakah setoran akan masuk atau koin akan hilang. Tidak satu pun dari hal ini menjamin transfer berjalan lancar. Jaringan bisa padat, dan setiap platform memiliki prosesnya sendiri.
Kesimpulan saya dari Pusat Bantuan cukup sederhana: samakan jaringan, perhatikan memo, periksa batas minimum, dan simpan hash. Itu adalah pemahaman saya atas panduan resmi, bukan rekomendasi untuk menggunakan jaringan tertentu.
