🚨 Mantan agen kontraintelijen FBI dituduh mencuri hampir 2,5 juta USD dalam mata uang kripto
Menurut Cointelegraph, seorang mantan agen kontraintelijen FBI bernama Yaroch mengambil hampir 2,5 juta USD dalam bentuk kripto. Uang tersebut digunakan untuk melunasi seluruh utangnya.
Sisanya, menurut data, rencananya akan digunakan untuk membiayai kehidupan baru di Portugal, tempat Yaroch berniat membeli kebun anggur.
Kasus ini menunjukkan bahwa mata uang kripto masih menjadi sasaran menarik, bahkan bagi mereka yang pernah bekerja di bidang penegakan hukum. Bagi trader, ini menjadi pengingat untuk melindungi aset sendiri: periksa dengan saksama tempat penyimpanan aset, aktifkan autentikasi dua faktor, dan berhati-hatilah terhadap siapa pun yang memiliki akses ke dompet atau akun Anda. Detail lain dari kasus ini belum disebutkan dalam data sumber.
Menurut Anda, apa lagi yang perlu dilakukan bursa dan pengguna untuk membatasi risiko dari pihak yang memiliki akses? 🤔
#Crypto #TinTucCrypto #Binance
Sumber: Cointelegraph
Menurut Cointelegraph, seorang mantan agen kontraintelijen FBI bernama Yaroch mengambil hampir 2,5 juta USD dalam bentuk kripto. Uang tersebut digunakan untuk melunasi seluruh utangnya.
Sisanya, menurut data, rencananya akan digunakan untuk membiayai kehidupan baru di Portugal, tempat Yaroch berniat membeli kebun anggur.
Kasus ini menunjukkan bahwa mata uang kripto masih menjadi sasaran menarik, bahkan bagi mereka yang pernah bekerja di bidang penegakan hukum. Bagi trader, ini menjadi pengingat untuk melindungi aset sendiri: periksa dengan saksama tempat penyimpanan aset, aktifkan autentikasi dua faktor, dan berhati-hatilah terhadap siapa pun yang memiliki akses ke dompet atau akun Anda. Detail lain dari kasus ini belum disebutkan dalam data sumber.
Menurut Anda, apa lagi yang perlu dilakukan bursa dan pengguna untuk membatasi risiko dari pihak yang memiliki akses? 🤔
#Crypto #TinTucCrypto #Binance
Sumber: Cointelegraph