Crédit Mutuel Arkéa mengonfirmasi pada 4 November 2026 bahwa serangan siber memungkinkan terjadinya transfer penipuan dari rekening miliknya sendiri. Bank tersebut membenarkan perkiraan besarnya kerugian yang dicurigai mencapai $133 juta, tetapi menyatakan bahwa aset nasabah tidak terdampak.