Presiden Paraguay memang mengundurkan diri setelah keruntuhan bank membuat jutaan orang tidak bisa mengakses rekening mereka. Premi USDT juga nyata, tetapi itu adalah harga yang diminta dalam beberapa iklan P2P, bukan nilai nasional yang berlaku merata.

Yang terkonfirmasi: Presiden Santiago Peña mengundurkan diri pada Kamis setelah bank sentral menyita Ueno Bank, pemberi pinjaman digital yang melayani sekitar 3 juta nasabah di negara berpenduduk 6,5 juta jiwa. Rasio solvabilitas bank itu turun hingga kurang dari setengah batas minimum yang diwajibkan undang-undang, dan layanan kartu serta transfer di aplikasinya terhenti. Di pasar P2P 👋bit yang melayani Paraguay, beberapa penjual memasang harga USDT sebesar 6.942 guaraní, dibandingkan dengan kurs acuan bank sentral sebesar 6.144,02 — premi 13,0%. Penjual lain meminta 6.943.

Catatannya: Itu adalah harga yang diminta, bukan transaksi yang sudah terjadi. Halaman beli yang sama menampilkan tiga penawaran lebih kecil dengan harga sekitar 4.992 hingga 5.000 guaraní, jauh di bawah kurs resmi. Di sisi jual, satu pemasang iklan hanya menawar 6.020 guaraní, di bawah nilai acuan. Selisih harganya sangat bervariasi, bergantung pada ukuran pesanan dan metode pembayaran. Saldo Ueno yang dibekukan juga tidak bisa langsung digunakan untuk membeli USDT karena pembeli harus lebih dulu mentransfer guaraní dari rekening eksternal.

Nuansanya: Guaraní memang melemah tajam hingga menembus 6.500 per dolar sebelum ditutup pada 6.490, turun hampir 5% pada hari itu. Pergerakan mata uang tersebut merupakan sinyal kepanikan yang lebih luas. Premi USDT adalah gejala keputusasaan untuk mendapatkan dolar, bukan bukti bahwa stablecoin menjadi sekoci pilihan. Kebanyakan orang yang dananya dibekukan bahkan tidak bisa mengakses uangnya untuk membeli stablecoin.
$WLFI $USDC
#Paraguay #USDT #Stablecoin #Crypto #BankingCrisis