Charlie Munger
(Munger menyukai Costco; bahkan tempat parkirnya pun dianggap sebagai keunggulan kompetitif)
Saat membahas Costco, Munger sering menyebut harga murah, budaya perusahaan, dan sistem keanggotaan. Dalam sebuah wawancara pada 2023, ia juga menyebut sesuatu yang tidak terlalu terdengar seperti istilah investasi: tempat parkir.
Tempat parkir Costco lebarnya 10 kaki, sedangkan tempat parkir biasa umumnya lebarnya 8 atau 9 kaki. Tempat parkir yang lebih lebar membuat orang lebih leluasa membuka pintu, memuat dan menurunkan barang, serta mendorong troli. Hal ini memang tidak cukup untuk menjadi keunggulan kompetitif tersendiri, tetapi menunjukkan cara Munger menilai sebuah perusahaan: daya saing tidak hanya terlihat dalam laporan keuangan, tetapi juga dalam setiap kerepotan yang dialami pelanggan saat berkunjung.
Tentu saja, pengalaman parkir hanyalah pintu masuk. Hal yang benar-benar dihargai Munger adalah serangkaian pilihan yang saling mendukung. Barang dijual lebih murah, toko dibuat lebih besar dan efisien, sementara sistem keanggotaan menyaring pelanggan yang berbelanja dalam jumlah besar dan mendorong mereka berbelanja lewat imbalan. Kebijakan margin yang sangat rendah menguntungkan pelanggan, dan budaya perusahaan yang kuat memastikan pilihan-pilihan ini tidak mudah berubah. Tantangannya, margin rendah mempersempit ruang untuk pemborosan di setiap tahap. Pengadaan, persediaan, dan operasional toko harus berjalan baik; jika tidak, harga murah hanya menjadi promosi sementara, bukan kemampuan jangka panjang.
Sistem keanggotaan juga bukan sekadar cara untuk memungut biaya tambahan. Laporan tahunan Costco untuk tahun fiskal 2025 menunjukkan bahwa biaya keanggotaan dasar di AS adalah 65 dolar, sedangkan total biaya untuk keanggotaan Eksekutif adalah 130 dolar. Anggota Eksekutif berhak mendapat imbalan sebesar 2% dari pembelian yang memenuhi syarat; tingkat perpanjangan keanggotaan global mencapai 89,8%. Kesediaan pelanggan untuk memperpanjang keanggotaan menunjukkan bahwa harga murah dan nilai keanggotaan telah membentuk hubungan yang berkelanjutan. Pelanggan membayar biaya keanggotaan di muka, lalu mendapatkan kembali nilainya melalui berbelanja. Pengaturan ini juga mendorong mereka untuk berbelanja lebih banyak sekaligus. Pedagang mendapat hubungan keanggotaan yang lebih stabil, sementara pelanggan mengharapkan harga barang yang lebih rendah. Kepentingan kedua pihak tidak otomatis sejalan; hubungan itu harus dibuktikan setiap kali pelanggan datang.
Namun, sebutan “perusahaan bagus” tidak membuat Munger mengabaikan harga. Dalam sesi tanya jawab Daily Journal tahun 2023, Munger menyebut dirinya “penggemar berat” Costco dan mengatakan tidak akan menjual satu lembar saham pun. Namun, ia juga secara tegas menyebut rasio harga terhadap laba sekitar 40 kali pada saat itu sebagai masalah. Kesediaan untuk terus memegang saham bukan berarti saham itu layak dibeli dengan harga berapa pun.
Jika kedua pernyataan ini dibaca bersama, gambarnya menjadi utuh. Di satu sisi ada kepercayaan terhadap kualitas bisnis, di sisi lain ada batasan terkait harga beli. Memegang saham dalam jangka panjang tidak bertentangan dengan valuasi yang mahal: yang pertama membahas apa yang dilakukan terhadap posisi yang sudah dimiliki, sedangkan yang kedua mempertanyakan apakah dana baru sebaiknya terus diinvestasikan. Mencampuradukkan kedua pertanyaan ini dapat membuat kita salah mengartikan “suka” sebagai “boleh beli dengan harga berapa pun”.
Jika Anda mengagumi Costco, jangan hanya meniru dua kata: “harga murah”. Perhatikan bagaimana harga murah ditopang oleh efisiensi toko, hubungan keanggotaan, dan budaya perusahaan, serta mengapa pelanggan bersedia tetap menjadi pelanggan. Terakhir, tanyakan juga: berapa harga yang harus dibayar hari ini untuk bisnis sebagus ini?
Munger bahkan bersedia mempelajari tempat parkir, tetapi ia tidak akan melupakan harga seluruh investasinya hanya karena menyukai sebuah tempat parkir.