Wall Street Melemah, Kripto Ikut Terseret: Mengapa Bitcoin Bergerak Sejalan dengan Nasdaq šŸ“‰

šŸ“‰ SAHAM AS MELEMAH DAN PASAR KRIPTO MENGHADAPI TEKANAN LUAS
Kamis menjadi hari ketika investor menghindari risiko. Saham AS mengalami sesi terburuk sejak April 2025, dengan Nasdaq turun sekitar 5% dan lebih dari 10% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa bulan lalu. S&P 500 turun lebih dari 3%, sementara saham semikonduktor merosot hampir 11%. Kripto ikut turun.

šŸŖ™ Reaksi kripto

₿ $BTC turun sekitar 5,7% menjadi kurang lebih $76.000, titik terendah dalam tujuh minggu, setelah sempat berada di sekitar $80.000 semalaman.
ā™¦ļø $ETH turun sekitar 7,8% menjadi kurang lebih $2.234.
šŸ’„ Posisi dengan leverage senilai lebih dari $1 miliar dilikuidasi.
šŸ¢ Saham kripto juga terpukul, dengan Coinbase turun sekitar 7,8% dan Strategy sekitar 8,3%.

šŸ” Apa yang mendorongnya?

šŸ¤– Kekhawatiran tentang valuasi AI dan keberlanjutan belanja AI yang sangat besar.
šŸ›ļø Kekhawatiran bahwa Kongres yang dikuasai Partai Demokrat dapat memberlakukan regulasi kripto dan AI yang lebih ketat.
šŸ›¢ļø Harga minyak pulih di tengah ketegangan baru di Timur Tengah.
šŸ’ø Arus keluar sekitar $1,16 miliar dari ETF spot BTC selama tiga sesi.

šŸ“Š Pantau

BTC sempat turun di bawah rata-rata pergerakan 50 minggu di sekitar $75.700. Penurunan yang bertahan di bawah level itu dapat membuka peluang pelemahan lebih lanjut, sementara pemulihan bergantung pada stabilisasi Wall Street.
šŸŽÆ Intinya: Kripto diperdagangkan sebagai aset berisiko, jadi pantau Nasdaq dan saham semikonduktor seketat grafik BTC. Jaga leverage tetap rendah saat pasar bergejolak.

#ļøāƒ£ Tagar:

#USStocksSlipandCryptoMarketUnderBroadPressure #Bitcoin #BTC #Nasdaq #StockMarket #PasarKripto #Likuidasi #HindariRisiko #BeritaKripto #BinanceSquare