🚨 Bank Prancis dengan aset ratusan miliar dolar kehilangan aset kripto senilai lebih dari $133 juta, akhirnya mengakui telah diretas!
📌 Detektif blockchain ZachXBT menyebut nama Crédit Mutuel Arkéa, bank koperasi Prancis dengan aset sekitar $235 miliar, yang diduga menjadi korban pencurian. Selama beberapa hari, USDC/USDT ditarik dari akun bursa, lalu ditukar menjadi ETH dan XMR untuk dipindahkan lintas blockchain. Jumlah sebenarnya mungkin lebih besar, termasuk transaksi OTC.
📌 Decrypt melaporkan bahwa bank tersebut menyatakan telah mengalami serangan siber dan transaksi penipuan. Insiden itu telah “ditutup dan terkendali”; aset nasabah tidak terdampak. Namun, bank tidak menyebut mata uang kripto ataupun mengungkapkan jumlah kerugian.
📌 Kraken telah membatasi akun terkait, sementara Crypto.com menyatakan telah memblokir dana terkait.
💡 Pendapat saya:
1️⃣ Saat bank tradisional masuk ke dunia kripto, kelemahan keamanannya juga bisa semakin terekspos. Kali ini, bahkan akun bursa menjadi celah untuk membobol sistem.
2️⃣ Jalur pemindahan dana yang ditukar menjadi ETH+XMR menunjukkan bahwa penyerang sangat paham cara mencuci kripto, sehingga dana akan sulit dipulihkan.
3️⃣ Kemampuan bursa dalam mengelola risiko dan kecepatan membekukan dana kini menjadi kriteria penting bagi pengguna dalam memilih platform.
Saat ini, $BTC bernilai sekitar $80.000 dan $ETH sekitar $2.420. Pasar sedang pulih, tetapi insiden peretasan yang kerap terjadi menjadi pengingat: keamanan selalu menjadi prioritas utama.
Menurut kalian, apakah risiko menyimpan aset di bursa oleh bank dan institusi selama ini diremehkan? Yuk, bahas di kolom komentar 👇
#加密安全 #ZachXBT #PasarKripto
Ini hanya pendapat pribadi dan bukan merupakan saran investasi
📌 Detektif blockchain ZachXBT menyebut nama Crédit Mutuel Arkéa, bank koperasi Prancis dengan aset sekitar $235 miliar, yang diduga menjadi korban pencurian. Selama beberapa hari, USDC/USDT ditarik dari akun bursa, lalu ditukar menjadi ETH dan XMR untuk dipindahkan lintas blockchain. Jumlah sebenarnya mungkin lebih besar, termasuk transaksi OTC.
📌 Decrypt melaporkan bahwa bank tersebut menyatakan telah mengalami serangan siber dan transaksi penipuan. Insiden itu telah “ditutup dan terkendali”; aset nasabah tidak terdampak. Namun, bank tidak menyebut mata uang kripto ataupun mengungkapkan jumlah kerugian.
📌 Kraken telah membatasi akun terkait, sementara Crypto.com menyatakan telah memblokir dana terkait.
💡 Pendapat saya:
1️⃣ Saat bank tradisional masuk ke dunia kripto, kelemahan keamanannya juga bisa semakin terekspos. Kali ini, bahkan akun bursa menjadi celah untuk membobol sistem.
2️⃣ Jalur pemindahan dana yang ditukar menjadi ETH+XMR menunjukkan bahwa penyerang sangat paham cara mencuci kripto, sehingga dana akan sulit dipulihkan.
3️⃣ Kemampuan bursa dalam mengelola risiko dan kecepatan membekukan dana kini menjadi kriteria penting bagi pengguna dalam memilih platform.
Saat ini, $BTC bernilai sekitar $80.000 dan $ETH sekitar $2.420. Pasar sedang pulih, tetapi insiden peretasan yang kerap terjadi menjadi pengingat: keamanan selalu menjadi prioritas utama.
Menurut kalian, apakah risiko menyimpan aset di bursa oleh bank dan institusi selama ini diremehkan? Yuk, bahas di kolom komentar 👇
#加密安全 #ZachXBT #PasarKripto
Ini hanya pendapat pribadi dan bukan merupakan saran investasi
