Scott Rubner dari Citadel Securities mengatakan bahwa saham AS berpeluang mengalami rebound pada akhir tahun karena pemilu paruh waktu menghilangkan salah satu sumber ketidakpastian, laba perusahaan tetap tangguh, dan posisi investor yang lesu menyisakan ruang bagi pembelian baru, seperti dilaporkan Bloomberg.
